Alexander Tedja : Profil & Biodata

Nama : Alexander Tedja
Peringkat 44 orang terkaya di Indonesia
Usia : 68 Tahun
Sumber Kekayaan : real estate, self-made
Total Kekayaan : $670 M per November 2013
Residen : Jakarta, Indonesia

Alexander Tedja membangun perseoran pada tahun 1982. Dia melihat potensi di sebidang tanah di Surabaya, ia telah berhasil membangun proyek Plaza Tunjungan yang sekarang berjumlah empat dengan nilai jual yang sangat tinggi. Usahanya terus berkembang, tidak hanya di Surabaya saja, tetapi juga menjelajahi proyek-proyek raksasa di Jakarta.

alexander tedja

Dengan istrinya, Melinda dan bersama dengan empat anaknya, Alexander Tedja membangun kerajaan bisnisnya menjadi sangat besar. Semua strategi dilakukan dengan berbagai ide yang tak berujung, seperti menikahi anaknya dengan anak dari bos perusahaan lain sehingga menghasilkan kemitraan bisnis melalui pernikahan. Hal ini biasa dilakukan oleh perusahaan untuk dinasti bisnis mereka yang masih ada dan tidak akan pernah hilang.

Kekayaan Alexander Tedjatentu begitu besar, sampai orang Surabaya ini bisa menjadi salah satu nama dari 40 orang terkaya di Indonesia. Pria yang kini berusia 67 tahun, tercatat menduduki peringkat ke-36 berdasarkan data Forbes 2012 dengan kekayaan US$ 790 juta, yang masih akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Dengan kolaborasi perusahaan yang berbeda yang membuat upaya Tedja Alexander bertumbuhan dengan cepat.

Di Surabaya, hampir semua orang mengenal Alexander Tedja. Beliau adalah konglongmerat dari proyek Tunjungan Plaza I, yang diluncurkan pada tahun 1986. Proyek ini adalah batu loncatan dari perusahaan yang bergerak di bidang properti yang berskala nasional. Tidak berhenti di sana, Alexander Tedja meneruskan kembali proyeknya dengan membangun Tunjungan Plaza Tower II dan Menara Mandiri yang didirikan pada tahun 1991. Ada juga rumah Pakuwon City yang didirikan pada tahun 1994. Ia adalah salah satu kontributor terbesar untuk pengembangan kota Surabaya sehingga seperti sekarang. Pada tahun 1996, Alexander Tedja memulai bisnis lebih banyak dengan proyek Tunjungan Plaza III, juga Sheraton Surabaya Hotel dan Tower. Maka dengan tercipta sudah impiannya dari awal yang ingin memiliki proyek superblock Tunjungan City. Ditambah lagi dengan didirikannya Tunjungan Plaza IV pada tahun 2002, maka semakin lengkaplah proyek impian Alexander Tedja ini. Proyek Tunjungan City adalah proyek superblock pertama di Indonesia.

Lima tahun kemudian, Alexander Tedja memulai bisnisnya di Jakarta melalui akuisisi 83 % saham dari PT. Artisan Wahyu yang mengembangkan superblok Gandaria City di Jakarta. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga mengembangkan kota CasaBlanka. Tidak bisa dielakan lagi, usaha properti yang dirintis oleh Alexandre Tedja tumbuh semakin besar dan lebih sukses. Hal ini tidak mengherankan, ketika ia menjadi salah satu dari 40 orang terkaya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − fourteen =