Abraham Samad : Profil & Biodata

Nama Abraham Samad cukup mentereng beberapa tahun belakangan di tanah air berkat sepak terjangnya sebagai ketua KPK RI, sebuah lembaga yang dicintai masyarakat. Nama Abraham Samad kembali dibicarakan secara luas ketika ia digadang-gadang sebagai cawapres pilihan Jokowi meski akhirnya tidak jadi. Dengan demikian, wajar jika biografi Abraham Samad mulai dicari banyak orang.

profil Abraham Samad

Kilas Biografi Abraham Samad
Nama : Dr. Abraham Samad, S.H., M.H.
TTL : Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966
Pendidikan :
Sarjana (Strata 1/S1), Magister (Strata2/S2), dan Doktoral (Strata 3/S3) di bidang hukum di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas)

Masa Kecil
Semasa kecil, Abraham Samad tumbuh dalam pengasuhan ibunya. Sebagai anak yang dari kecil ditinggal ayahnya, Abraham memanglah jadi sangat terikat secara emosional dengan sang ibu. Jalinan ini demikian kuat. Juga untuk Abraham, sosok ibunyalah yang selalu jadi pilar dalam menuntut hidupnya. Sesudah merampungkan pendidikan dasarnya, Abraham Samad lalu meneruskan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasional, Makassar, th. 1980. Disekolah ini, Abraham makin tumbuh dalam pribadi yang benar-benar kritis. Sikap kritisnya ini lalu tercermin dari sifatnya yang benar-benar tak nyaman pada sistem ketidakadilan yang dijumpainya. Inilah saat-saat dimana Abraham mulai membentuk wataknya yg tidak kenal kompromi pada apa yang dia anggap sebagai penyimpangan.

profil Abraham Samad 1

Pribadi ini lalu berlanjut serta beroleh ruang pertumbuhannya saat ia masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik Cendrawasih, Makassar, th. 1983. Waktu itu Abraham terbilang popular di antara kawan-kawannya. Jiwanya yang kritis serta memberontak ini kerap meledak dalam dirinya, bikin Abraham kerapkali terlibat perkelahian pada sesama siswa (tawuran), cuma karena hasrat membela kawan-kawannya. Sikap kesetiakawanan ini jadikan Abraham jadikan tempat mengadu kawan-kawannya yang tengah terlibat persoalan.

Awal Karir
Dari th. 1996, Abraham Samad menjalani profesi sbg advokat. Lalu, untuk mendukung profesi yang digelutinya, Abraham Samad medirikan suatu lembaga swadaya masyarakat yang dinamakan Anti Coruption Committee (ACC). LSM ini bergerak dalam aktivitas pemberantasan korupsi, seperti melaksanakan aktivitas pembongkaran kasus-kasus korupsi, terutama di Sulawesi Selatan. Diluar itu ACC mempunyai maksud mendorong terwujudnya system pemerintahan yang baik dan system layanan umum yang optimal dengan tujuan pemberantasan korupsi. Abraham Samad duduk untuk koordinator, tidak cuman sebagai penggagas LSM itu.

profil Abraham Samad 2

Menurut The Jakarta Post, Samad di kenal dekat dengan Laskar Jundullah yang disebut grup Islam garis keras di Makassar. Samad adalah bagian dari tim hukum Komite Penegakan Syariat Islam. Pada th. 2002, Abraham Samad menjadi kuasa hukum terdakwa teroris Agus Dwikarna yang di tangkap di Bandar Udara Internasional Manila lantaran membawa bahan peledak. Ia juga dilaporkan dekat dengan Abu Bakar Ba’asyir, terbukti saat Baasyir berkunjung ke Makassar pada Juli 2009, Samad mendampinginya.

Abraham Samad dan KPK
Abraham Samad pada mulanya sempat mendaftar untuk calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) serta Komisi Yudisial. Tetapi, seluruhnya tidak berhasil sampai ia mengambil keputusan untuk ikuti seleksi calon pimpinan KPK. Seleksi capim KPK 2011 sesungguhnya bukanlah hal baru untuk Abraham, lantaran ia pada mulanya telah sempat mendaftar sejumlah 2 x. Pada ketiga kalinya inilah Abraham dapat melalui seleksi sampai tingkat akhir (uji kelayakan serta kepatutan oleh DPR). Abraham berbarengan 8 calon (pada mulanya 10 calon) diserahkan oleh Pansel KPK yang diketuai oleh Menkumham Patrialis Akbar di mana Abraham tempati peringkat ke lima dari semua calon yang diserahkan. Abraham adalah calon pertama yang menjalani uji kelayakan serta kepatutan yang diawali pada tanggal 21 November 2011.

Pada tanggal 3 Desember 2011 lewat voting penentuan Ketua KPK oleh 56 orang dari unsur pimpinan serta anggota Komisi III asal sembilan fraksi DPR, Abraham menaklukkan Bambang Widjojanto serta Adnan Pandu Praja. Abraham beroleh 43 suara, Busyro Muqoddas 5 suara, Bambang Widjojanto 4 suara, Zulkarnain 4 suara, sedang Adnan 1 suara 6. Ia serta deretan pimpinan KPK yang barusan dipilih, resmi dilantik di Istana Negara oleh Presiden SBY pada tanggal 16 Desember 2011.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 6 =