Biografi Sandiaga Salahuddin Uno

Peringkat 47 orang terkaya di Indonesia
Usia : 45
Sumber Kekayaan : batubara
Total Kekayaan : $460 M per November 2013
Residen : Indonesia

biografi Sandiaga Salahuddin Uno

Sandiaga Salahuddin Uno atau sering disebut Sandi Uno (lahir Rumbai, Pekanbaru, 28 Juni 1969 Usia 44 tahun) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Sering hadir di seminar, Sandi Uno yang berdarah Gorontalo ini memberikan informasi tentang kewirausahaa, khususnya di kalangan kaum muda.

Sandi Uno memulai usahanya setelah kehilangan pekerjaannya di sebuah perusahaan yang bangkrut. Dengan rekannya, Sandi Uno menciptakan sebuah perusahaan di sektor keuangan PT Saratoga Advisor. Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengakuisisi beberapa perusahaan lainnya. Pada tahun 2009, Sandi Uno tercatat sebagai terkaya ke-29 dalam urutan Indonesia, menurut majalah Forbes. Pada tahun 2011, Forbes menerbitkan daftar orang terkaya di Indonesia Sandiaga Uno menduduki peringkat ke-37 dengan total kapasitas US$ 660 juta.

biografi Sandiaga Salahuddin Uno 1

Sandi Uno lulus dari Wichita State University, Amerika Serikat, dengan gelar summa cum laude. Sandi memulai karirnya sebagai pegawai Bank Summa pada tahun 1990. Setahun kemudian, ia menerima beasiswa untuk melanjutkan studinya di George Washington University, Amerika Serikat. Dia meraih nilai kumulatif rata-rata (IPK) 4,00.

Kemudian, pada tahun 1993, ia bergabung dengan Seapower Asia Investment Limited di Singapura sebagai manajer investasi di MP Holding Group Limited pada tahun 1994. Pada tahun 1995 ia pindah ke NTI Resources Ltd di Kanada dan menjabat sebagai Executive Vice President of NTI Resources Ltd dengan penghasilan $ 8.000 per bulan. Namun, krisis keuangan pada akhir tahun 1997 menyebabkan perusahaan tempatnya bekerja bangkrut. Sandi pun tidak dapat melanjutkan pekerjaannya. Ia kembali ke Indonesia dengan predikat pengangguran. Sejak kejadian itu, Sandi Uno mengubah pandangannya dan berbalik arah menjadi pengusaha.

biografi Sandiaga Salahuddin Uno 2

Pada tahun 1997 Sandi Uno mendirikan sebuah perusahaan konsultan keuangan, PT Recapital Advisors dengan teman sekolahnya, Rosan Perkasa Roeslani Salah satu mentor bisnisnya adalah William Soeryadjay Kemudian, pada tahun 1998, ia dan Edwin Soeryadjaya, putra William, mendirikan perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya. Usahanya meliputi pertambangan, telekomunikasi dan produk kehutanan.

Berbekal (jaringan) yang baik dengan perusahaan dan lembaga keuangan dalam dan luar negeri, Sandi Uno berhasil untuk menjalankan bisnisnya. Mekanisme kinerja perusahaan adalah investor dalam memobilisasi dana untuk mengakuisisi Perusahaan yang memiliki masalah keuangan. Perusahaan yang krisis ini kemudian dibenahi dan dikembangkan. Setelah kembali sehat, aset perusahaan dijual dengan nilai tertinggi. Pada tahun 2009, ada 12 perusahaan yang telah didukung oleh PT Saratoga. Beberapa perusahaan juga dijual kembali termasuk PT. Dipasena Citra Darmaja , PT. BankTabungan Pensiunan Nasional dan PT. Astra Microtronics.

Pada 2005-2008, Sandi Uno menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia. Ia juga ditunjuk sebagai Ketua Komite Tetap bidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sejak tahun 2004.

Sandi dinobatkan ke 122 orang terkaya di Indonesia versi majalah Asia Globe dengan total aset mencapai 80 juta pada tahun 2007. Sementara itu, pada tahun 2008, ia dinobatkan menjadi orang terkaya ke-63 di Indonesia dengan total aset sebesar 245 juta dollar AS. Pada tahun 2009, Sandi masuk sebagai pendatang baru di daftar 40 orang terkaya Indonesia, menurut majalah Forbes. Majalah itu menulis Sandi memiliki kekayaan sebesar $ 400 juta dan berada di urutan 29.

Saat ini, Sandi Uno juga dewan direksi dari beberapa perusahaan.
PT Adaro Indonesia
Bulk Terminal PT Indonesia
PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia
Interra Resources Limited
Titik SOLUSI iFORTE Infotek

Pada Mei 2011, ia memutuskan untuk membeli 51% saham di Mandala Airlines.

Sandi Uno meyakini bahwa Keberanian dan optimisme dalam memandang masa depan menjadi kunci pembuka jalan untuk meraih kesuksesan. Selain itu, pembangunan jaringan juga harus menjadi perhatian, meskipun demikian, jejaring relasi hanya menyumbang 30 persen dari kesuksesan. Unsur kesuksesan, menurutnya, sisanya berasal dari kerja keras dan menjaga kepercayaan. Sandi Uno menganggap bahwa hidup harus memiliki tujuan. Tanpa tujuan, pencapaian yang ingin dicapai akan sulit untuk dicapai.

Menurut Sandi Uno, kegagalan dan kesalahan merupakan suatu keharusan dalam bisnis. Namun, ia optimis bahwa kegigihan dalam upaya untuk lebih berani mencoba adalah kunci keberhasilan. Jika terus berusaha untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan, maka seseorang akan berada di puncak kesuksesan.

Sandi Uno menunjukkan bahwa salah satu strategi yang paling penting untuk sukses adalah mengetahui dan mempelajari apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang telah berhasil. Untuk kesuksesan Kuncinya adalah belajar dari pengalaman mereka, sampai mereka dapat mencapai Sukses tersebut.

Menurut Sandi Uno untuk keberhasilan seseorang harus memiliki kemampuan dan kapasitas yang memadai. Seseorang selalu memiliki karakter dan komitmen yang kuat, integritas yang tinggi, berdedikasi, kerja keras dan disiplin. Sandi Uno menegaskan perlunya inovasi konstan yang peka terhadap perubahan dan terus berjuang untuk perubahan yang lebih baik. Menurut dia, akan lebih baik jika seseorang berusaha untuk bisa menjadi seorang role model dan menjadi panutan/contoh yang baik dan inspirasi bagi orang lain di sekitarnya.

Kewirausahaan, menurut Sandi Uno adalah sebuah pola pikir. Kewirausahaan sebagai ide yang telah menyebar, terutama di kalangan kaum muda. Sandi Uno melihat bahwa sikap anak muda yang dinamis dan antusias. Dinamisme dan semangat itu pada saatnya akan membuat masa depan dunia wirausaha di kalangan pemuda menjadi lebih baik. Menurutnya, kombinasi antara kerja keras, kerja cerdas dan serta bermain sungguh-sungguh semakin bergeser dari tren musiman menjadi gaya hidup. Bagi Sandi, kalau keadaan ini terus berlangsung bahkan terus ditingkatkan, dapat dipastikan bahwa prospek bisnis dan perekonomian Indonesia juga makin baik.

Namun, menurut Sandi Uno, masih ada kurangnya pemahaman tentang konsep semangat kewirausahaan itu sendiri. Pertama, kebanyakan orang muda masih percaya bahwa kewirausahaan adalah tugas yang mudah. Menurut dia, tidak selalu harus mahal untuk meninggalkan pekerjaan dan membuka kerja sendiri. Terlepas dari kenyataan bahwa seorang karyawan, Anda masih dapat memiliki semangat kewirausahaan. Sandi Uno, kewirausahaan adalah pola pikir yang terus menghasilkan kreativitas dan inovasi. Perusahaan memang memiliki visi yang baik, tapi tidak tergantung pada tempat kerja. Dengan demikian, seorang wirausahawan tidak terbatas pada lokasi atau posisi di tempat kerja.

Kedua, sejumlah contoh pengusaha tidak memiliki tingkat pendidikan yang cukup memadai. Ternyata, menurut Sandi Uno, pandangan difokuskan pada keberhasilan mereka dalam mengembangkan usahanya dan bukan pada latar belakang pendidikan orang sukses tersebut, kewirausahaan memerlukan kebijaksanaan, bukan intuisi yang buta. Menurutnya, kewirausahaan tidak dimaksudkan untuk membuat orang-orang kaya tapi menjadikannya lebih baik lagi. Kewirausahaan juga menerangkan bagaimana memberi manfaat bagi orang lain.

Menurut dia, mikro usaha kecil dan menengah (UMKM) yang sebagian besar pelaku ekonomi di Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. UMKM harus diperhatikan lebih serius. Bagi Sandi Uno, kendala pada UKM akan mengganggu perekonomian negara.

Dalam hal manajemeninya, menurut Sandi Uno, ada tiga masalah utama yang dihadapi UMKM saat ini, kualitas sumber daya manusia (SDM), akses pasar dan pembiayaan. UMKM diperbolehkan tumbuh sendiri oleh pemerintah tanpa kebijakan yang berpihak. Namun, sektor tersebut terbukti mampu bertahan di saat krisis dan memperkuat perekonomian negara dalam dekade terakhir. Sandi Uno mengatakan sektor UKM harus ditegaskan kembali sebagai salah satu pilar penciptaan lapangan kerja. Sementara itu, menurut Sandi Uno, jiwa kewirausahaan telah membuktikan bahwa UMKM mampu bertahan dan mampu memekerjakan karyawan rata-rata 5-10 orang per unit usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × two =