Biografi Lengkap Mochtar Riady

Loading...

Peringkat 9 orang terkaya di Indonesia
Usia : 84 Tahun
Sumber Kekayaan : diversifikasi, self-made
Total Kekayaan : $2.5 B per November 2013
Residen : Jakarta, Indonesia

Mochtar Riady dijuluki The Magic Man Pemasaran Bank. Ketua Lippo Group dikenal sebagai praktisi pembayar handal. Sementara memecahkan judul sebuah ide jasa keuangan dan solusi untuk masalah filsuf bisnis yang luas. Seorang konglomerat dengan filosofi bisnis visioner. Layak untuk menjadi panutan bagi pengusaha dan pelaku pasar dan semua orang yang ingin belajar dari pengalaman orang lain.

Biografi Lengkap Mochtar Riady 2

Mochtar Riady bermimpi menjadi seorang bankir di usia 10. Ketika anak pedagang batik itu, selalu pergi ke sekolah setiap hari melewati gedung megah Nederlandsche Handels Bank ( EPN ) dan melihat karyawan bank yang berpakaian rapi dan selalu sibuk. Sejak itu, dia berharap saat dewasa akan menjadi seorang bankir.

Belum mencapai tujuannya pada tahun 1947, sebagai seorang remaja, ketika ia berusia 18 tahun, Mochtar juga berjuang melawan Belanda di Jawa. Ia ditangkap dan dipenjarakan di Lowokwaru, Malang. oleh pemerintah Belanda untuk menyingkirkan Nanking, Cina. Kemudian ia mengambil filosofi dari studi eksplorasi dari University of Nanking. Tetapi karena perang, Riady terpaksa pergi ke Hong Kong hingga 1950 dan kemudian kembali ke Indonesia.

Biografi Lengkap Mochtar RiadySetelah kembali ke Indonesia, Riady masih ingin mimpinya untuk mencapai bankir. Tapi ayahnya tidak mendukung. Karena, menurut ayahnya, seorang bankir profesional untuk orang kaya, sedangkan kondisi saat ini keluarga mereka sangat miskin.

Pada tahun 1951 ia menikah dengan gadis pilihan asal jember. Kemudian, mertuanya memberinya tanggung jawab mengurus sebuah toko kecil. Hanya tiga tahun, ia mampu untuk pindah ke toko terbesar di kota Jember. Namun, keinginan untuk menjadi seorang bankir membuatnya kurang mengurusi toko itu.

Pada tahun 1954 ia memutuskan untuk ke Jakarta, walau ditentang keluarganya. Ini mengasumsikan dia bahwa jika ditanam dalam pot atau di rumah pohon tidak akan pernah tumbuh, tapi berbeda ketika tumbuh di area yang luas. Dia merasa yakin akan dapat mewujudkan impian seorang bankir di kota, tapi saat itu tidak ada seorang pun kenalan di Jakarta.

Awalnya ia bekerja dalam kemitraan di Kota selama enam bulan. Dia mengambil kesempatan ini untuk mulai membuka hubungan. Dia kemudian bekerja untuk importir dan hubungan mulai tumbuh. Pada saat yang sama, ia bekerja dengan temannya untuk berbisnis perahu kecil.

Dia tidak mampu mencapai tujuannya bankir. Kepada teman-temannya dia selalu diungkapkan cita-citanya. Salah satu temannya memberitahu bahwa ada sebuah bank, Bank kemakmuran, yang lagi terkena masalah. Masih ada kesempatan Meski belum punya pengalaman sedikit pun, dia berhasil meyakinkan Andy Gappa, pemilik bank bermasalah itu, sehingga ia diangkat sebagai direktur.

Bayangkan pengalaman sehari sebagai akuntan di bank atau langsung ditunjuk administrator. Hari pertama sebagai direktur, Riady melihat saldo saja sudah sangat pusing. Dia tidak bisa membaca dan memahami. Tapi dia pura-pura mengerti didepan seorang akuntan. Lalu, sepanjang malam, ia belajar untuk memahami neraca tetapi tidak berhasil. Ketika ia meminta bantuan kepada temannya yang bekerja di Standard Chartered Bank untuk mengajarinya. Tapi dia masih tidak mengerti.

Yah sebagai Akhirnya, dia berterus terang kepada para pegawainya dan Andy Gappa, pemilik bank. Tentu saja, mereka sangat terkejut mendengar pengakuan Riady meminta diberi kesempatan untuk bekerja dari dasar. Andy Gappa setuju. Karya Riady mulai dari kliring, treasury dan audit.

Dia menggunakan kesempatan untuk bekerja sambil belajar dengan baik. Hanya dalam satu bulan, juga termasuk proses akuntansi. Dia juga membayar guru yang mengajar akuntansi.

Kemudian ia juga menunjukkan kelebihan bankir. Dalam satu tahun, kemakmuran Bank mengalami banyak perbaikan dan berkembang pesat. Setelah bank kembali sehat pada tahun 1964, Riady memasuki Bank Buana, di sini mengukir beragam keberhasilan. Kemudian ( 1966), ia berhasil menyelamatkan Bank Buana dari kesulitan. Pada saat itu, Indonesia sedang mengalami krisis sebagai akibat dari perubahan dalam makro – ekonomi.

Dia mengambil langkah-langkah untuk ban cadangan pengembang Buana akrisis itu. Ini mengurangi tingkat 20 % sampai 12 %. Meskipun bunga berdengung pada saat itu semua bank yang menenaikkan. Sebagai hasil dari suku bunga rendah, pelanggan tidak akan dikembalikan untuk membayar pinjaman. Di sisi lain, banyak pengusaha ( peminjam ) yang ingin meminjam, tetapi mengingat persyaratan yang ketat terutama dalam hal garansi. Dengan cara ini, Bank Bhuana sehat. Sementara itu, pada saat ini ada bank yang bangkrut.

Nama Mochtar Riady terjebak, seperti tangan dingin bankir. Kemudian pada tahun 1971, ia pindah ke Bank Panin, yang merupakan kombinasi dari kemakmuran Bank, Bank Industri dan Bank Industri Dagang Jaya di Indonesia. Kemudian pada tahun 197, ia meninggalkan dan bergabung dengan Bank Panin, bank yang diciptakan oleh keluarga Liem Sioe Liong. Di BCA, ia menerima 17,5 persen saham dan pembuat keputusan. Ketika Mokhtar bergabung BACA aset 12,8 miliar rupiah. Ketika ia datang dari bangku cadangan pada akhir 1990, bank memiliki aset di atas Rp 5 triliun.

Untuk masing-masing bank, sentuhan tangan Riady hampir selalu berbuah sukses. Dia mengaku memiliki filosofi sendiri disebut Lie Yi Lian DJE. Lie berarti ramah, Yi memiliki karakter yang bai , kejujuran dan DJE Lian malu. Selain itu, visi dan kelincahan membaca situasi pasar dan bereaksi terlalu cepat membuat namanya yang paling dihormati.

Sementara itu, memperdalam dan memperbaiki pengalamannya, ia juga mengambil kelas malam di Universitas Indonesia ( UI ). Sekali lagi, ia bertemu beberapa ahli ekonomi seperti Emil Salim Ali Ward dan lain-lain.

Grup Lippo
Sejarah Grup Lippo Mochtar Riady dimulai ketika nama Cina, pembelian saham Lie Mo Tie Bank of Commerce Indonesia milik Haji Hasyim Ning pada tahun 1981. Saat akuisisi, aset bank milik keluarga Hasyim turun menjadi hanya USD. 16,3 miliar Mokhtar saat ini menduduki posisi penting di Bank Central Asia, yang didirikan oleh bank keluarga Sioe Liong Liem. Ia bergabung dengan Bank pada tahun 1975, membuat Panin Bank.

Di BCA Mochtar mendapatkan bagian sebesar 17,5 persen saham dan percaya Sioe Liong Lie. Aset di BCA Mochtar hanya memiliki 12,8 miliar rupiah. Mochtar pada akhir tahun 1990 sudah dalam aset bank di atas Rp 5 triliun.

Pada tahun 1987, setelah aksesi, aset Commerce Bank Indonesia naik lebih dari 1.500 persen menjadi Rp 257.73 miliar. Ia memenangkan perbankan nasional. Dia juga disebut The Magic Man Pemasaran Bank. Dua tahun kemudian, pada tahun 1989, bank merger dengan Bank Umum Asia dan lahir sejak Lippobank. Ini adalah prekursor Lippo Group.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 2 =