Biografi Urip Sumoharjo

Loading...

Urip Sumoharjo atau Oerip Soemohardjo (ejaan lama) merupakan pahlawan nasional yang namanya sering dijadikan nama jalan hampir di seluruh kota di Indonesia. Tentu saja ada alasan dibalik penghargaan tersebut. Faktanya Urip merupakan pahlawan yang cukup penting di Indonesia. Dialah yang meletakkan dasar kemiliteran tentara nasional Indonesia.

Biografi Urip Sumoharjo

Lahir di Purworejo, 23 Februari 1893, lulusan sekolah militer Meester-Comelis, Jakarta itu, dikenal tegas dan nasionalis. Ketika perjanjian Renville ditandatangani 1948, ketika Republik dicabik-cabik Belanda, Oerip mengundurkan diri dari TKR. Itulah protesnya terhadap sikap pemerintah Indonesia yang dianggap terlalu mengalah kepada Belanda.

Terakhir ia menjabat penasihat Presiden di bidang militer sampai akhir hayatnya, 17 November 1948. Perwira yang juga alumni KNIL (Koninklijke Nederlands Indische Leger) ini memang layak disebut sebagai pengayom negara sejati. Pengabdiannya bagi tanah air tidak ada yang meragukan. Gagasan awalnya tentang eksistensi tentara memang semata-mata demi menjaga kedaulatan negara, bukan sebagai alat kekuasaan.

Biografi Urip Sumoharjo 1

Tanggal 5 Oktober 1945, yang kini diperingati sebagai hari ulang tahun TNI, Oerip mulai menggagas berdirinya organisasi II pelindung bahgsa”. Ya, memang tidak mungkin suatu negara bisa berdiri dengan kedaulatan penuh tanpa ada tentara.

Maka, bersama kawan-kawannya, termasuk sejumlah mantan perwira Peta (Pembela Tanah Air), ia membentuk Tentara Keamanan Rakyat di Yogyakarta. Dalam organisasi jelmaan Badan Keamanan Rakyat itu, Soedirman didaulat sebagai panglima besar. Sedangkan Oerip menjabat sebagai kepala staf umum. Dalam posisi itulah, sebagaimana cita-citanya, ia meletakkan dasar organisasi dan teknis militer TKR, yang kemudian berkembang menjadi TNI seperti
sekarang ini.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × two =