Profil & Biografi Liliyana Natsir

Loading...

Bulu tangkis adalah olahraga yang saat ini lagi booming dan sering dimainkan oleh banyak kalangan baik orang tua maupun anak-anak. Bulu tangkis merupakan olahraga yang sangat menyenangkan dan sangat digemari oleh masyarakat. Liliyana Natsir, siapa yang tidak tahu perempuan cantik ini, ia merupakan atlet bulu tangkis yang sangat terkenal karena ketangguhannya dalam bermain.

Biografi Liliyana Natsir

Liliyana Natsir lahir pada tanggal 9 September 1985 di Manado, Sulawesi Utara. Atlet bulu tangkis yang mempunyai tinggi badan 168cm ini merupakan puteri dari ayahnya bernama Beno Natsir dan ibunya bernama Olly Maramis. Sejak kecil, ia sudah menggemari bulu tangkis dan sudah bergabung dengan klub bulu tangkis Pisok, Menado. Hal ini membuatnya untuk lebih memilih meninggalakan sekolahnya pada saat ia berusia 12 tahun. Tidak hanya meninggalkan sekolahnya, ia juga meninggalkan keluarga dan rumahnya demi untuk mengasah kemampuan dan mencapai cita-citanya sebagai atlet yang handal.

Biografi Liliyana Natsir 2

Ia memulai karirnya pertama kali dengan bergabung kedalam klub PB Tangkas di Jakarta. Disini, ia berlatih dan mengasah bakatnya dengan tekat dan keseriusan yang mendalam. Setelah tiga tahun ia bergabung dengan klub ini, ia dapat masuk ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) pada tahun 2002. Dalam pelatihan pelatnas ini berhasil membuatnya dapat mencapai cita-citanya menjadi seorang atlet bulu tangkis yang handal dan membuatnya berhasil meraih berbagai prestasi. Pada awalnya atlet ini dipasangkan dengan Vita Marissa dalam partai ganda putri dan kemudian dipasangkangkan dengan atlet Nova Widianto pada tahun 2004.

Biografi Liliyana Natsir 1

Saat Liliyana Natsir dipasangkan dengan Nova Widianto, ia berhasil memperoleh berbagai macam kejuaran-kejuaran, seperti dalam perlombaan Singapore Open (2004), pertandingan di Indonesia Open (2005), Juara Dunia di Amerika Serikat (2005), SEA Games (2005, 2007), Juara Taiwan Open (2006) dan juga menjadi Runner-Up All England Open Super Series (2008). Namun, pada tahun 2009, pasangannya dilapangan itu pensiun dalam bermain bulu tangkis. Setelah itu, ia kemudian dipasangkan dengan Tontowi Ahmad. Dalam waktu yang sebentar pasangan dari Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad ini berhasil membawa gelar juara dalam turnamen Macau Open Grand Prix Gold tahun 2010. Tidak hany itu saja, setelah beberapa lama menjadi pasangannya dilapangan mereka juga berhasil memperoleh berbagai macam prestasi-prestasi yang dapat dibanggakan. Prestasi terbesai yang mereka peroleh adalah disaat mereka berhasil menjadi juara Yonex All England Badminton Championships 2013 yang dikarenakan Indonesia terakhir kali menjadi juara dalam Juara Yonex All England Badminton Championships saat 33 tahun yang lalu.

Liliyana Natsir merupakan perempuan yang tomboy dan sangat menyukai masakan daerah Manado. Atlet cantik ini pernah beberapa kali menjalin kasih bersama dengan rekan dilapangan seperti, Hendra Setiawan dan Rendra Wijaya yang juga merupakan seorang bulu tangkis yang handal. Sampai saat ini ia dikabarkan masih single dan lebih memilih untuk fokus ke karirnya saja.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + five =