Profil & Biografi Tri Rismaharini

Loading...

Tri Rismaharini yang juga sering disapa sebagai Risma merupakan walikota perempuan pertama yang menjabat sebagai walikota Surabaya. Risma lahir pada tanggal 20 November 1961 di Kediri, Jawa Timur. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai wakil walikota Surabaya. Risma dipilih sebagai walikota Surabaya melalui pemilihan kepala daerah dalam era reformasi dan juga merupakan kepala daerah perempuan pertama yang ada di Indonesia yang sudah berulang kali masuk ke dalam daftar pemimpin terbaik didunia.

Biografi Tri Rismaharini 1

Wali kota satu ini menempuh pendidikan di SD Negeri Kediri dan kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 10 Surabaya. Kemudian ia meneruskan pendidikannya ke SMU Negeri 5 Surabaya, dan memilih Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya untuk melanjutkan studinya dengan mengambil jurusan arsitektur. Selanjutnya Risma meneruskan pendidikannya ke Institut Teknologi Sepuluh November dengan mengambil jurusan Manajemen Pembangunan. Ia pernah mempunyai keinginan untuk dapat menjadi dosen di almamaternya setelah selesai mengabdi sebagai walikota Surabaya. Risma terpilih sebagai walikota Surabaya pada tahun 2010, dan sudah berhasil merubah Surabaya menjadi kota yang lebih baik lagi. Semasa pemerintahannya, kota Surabaya banyak mengalami perubahan seperti menjadi kota yang lebih hijau, asri dan bersih serta juga lebih tertata dengan rapi.

Biografi Tri Rismaharini 2

Sebelum menjadi walikota Surabaya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya serta menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya (Bappeko) hingga tahun 2010. Selain itu, ia juga pernah menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kota Surabaya. Ia pertama kali dilantik dengan pasangannya pada tanggal 28 September 2010 dengan pasangannya yang bernama Bambang Dwi Hartono. Namun, kemudian digandikan dengan Wisnu Sakti Buana karena alasan Bambang Dwi Hartono mengundurkan diri dari jabatannya dan maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur pada pilkada Jawa Timur tahun 2013. Selama jabatannya, ia seringkali mengalami kesulitan bahkan sampai membuatnya mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini dikarenakan pelantikan wakil walikota yang tidak sesuai dengan prosedurnya dan juga masalah pembangunan tol. Namun, masalah ini ditentang oleh banyak orang karena selama jabatannya Risma sudah banyak menciptakan perubahan baik untuk kota Surabaya.

Biografi Tri Rismaharini

Berita pengunduran dirinya mulai mereda saat ketua Umum PDI-P serta Gubernur DKI Jakarta datang ke Surabaya dan memintanya untuk terus melanjutkan tugasnya sebagai Wali Kota Surabaya sampai masa jabatannya selesai pada September 2015. Selama kota Surabaya di pimpin olehnya, kota Surabaya mampu meraih tiga kali piala adipura yang diselenggarakan pada tahun 2011, 2012 dan 2013 dalam kategori kota metropolitan. Pada tahun 2015 PT. Gala Bumi Perkasa melaporkan Tri Rismaharini ke Polda Jawa Timur dengan tuduhan tidak melakukan pembongkaran terhadap TPS, namun laporan itu dicabut kembali pada tanggal 26 Oktober 2015.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 2 =