Profil & Biografi Karni Ilyas

Loading...

Karni Ilyas lahir pada tanggal 25 September 1952 di Balingka, Agam, Sumatera Barat. Ia merupakan seorang jurnalis dan pejuang hukum Indonesia. Ia juga seorang wartawan yang sangat sukses dan banyak menghasilkan liputan serta program yang sangat unggul. Ia juga sempat bergabung dalam Suara Karya, Forum Keadilan dan Majalah Tempo, serta merupakan pejuang hukum Indonesia.

Biografi Karni Ilyas

Ia merupakan anak dari pasangan suami istri bernama Ilyas Sutan Nagari dan Syamsinar. Kakek dari pihak ibunya bernama Datuk Basa yang merupakan seorang pedagang kain partai besar dan merupakan salah satu pendiri dari Diniyah School. Ia sudah merasakan pahitnya hidup sejak ia berusian 6 tahun, pada saat itu sedang terjadi perang antara pusat Kota Padang dan penduduk daerah yang membuat Karni Ilyas diungsikan ke kampung halaman ibunya. Ibunya meninggal ketika sedang melahirkan anak kedua, setelah ibunya meninggal Ilyas menjadi anak pasar. Setelah selesai sekolah, Ilyas menyusul ke tempat kerja ayahnya. Hal ini membuat pendidikannya terbengkalai dan membuat nilainya menjadi jelek. Demi dapat meneruskan sekolahnya, ia rela berjualan apapun bahkan berkeliling berjualan koran.

Biografi Karni Ilyas 1

Sejak kecil, Ilyas sudah sangat menyukai dalam bidang politik sehingga membuatnya sempat berdepat dengan ayahnya membahas tentang politik Cina dan Uni Sovyet. Ia mengenyam pendidikan di SMPN 5 Padang, ketika sedang sekolah Ilyas sangat tertarik dalam membuat puisi dan cerpen yang kemudian karyanya itu masuk dalam koran Haluan, setelah hasil karyanya banyak diminati oleh banyak orang membuatnya semakin bersemangat untuk menulis cerpen, puisi yang kemudian menambahkan minatnya sebagai jurnalis dan wartawan politik. Karni Ilyas berhasil menamatkan SMEA di daerah Padang dan kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Biografi Karni Ilyas 2

Ilyas mengawali karirnya sebagai wartawan di harian Suara Karya pada tahun 1972 dan kemudian pada tahun 1978 pindah ke Majalah Tempo sampai ia menduduki jabatan sebagai Redaktur Pelaksana. Kesuksesannya di bidang hukum, membuatnya ditugaskan untuk dapat memimpin Majalah Forum pada tahun 1991 sampai dengan tahun 1999. Pada tahun berikutnya, ia kemudian memegang posisi sebagai Komisaris Majalah Forum tersebut. Pada tahun 1999 sampai dengan tahun 2005, ia menjabat sebagai pemimpin dari Liputan 6 SCTV. Selama masa jabatannya berlangsung, ia berhasil membuat Liputan 6 SCTV sebagai program berita terkemuka di Tanah Air. Setelah mengakhiri jabatannya di Liputan 6 SCTV, ia meneruskan karirnya di bidang wartawan di stasiun ANTV. Berkat dari keahliannya mampu membuat banyak tayangan ekslusif baru dalam berbagai liputan berita. Pada tahun 2007, ia membenahi acara TV One dalam stasiun televisi yang membuatnya semakin terkenal.

Perjalanan karirnya penuh dengan warna warni, ia menghadapi kehidupannya dengan tidak mudah. Banyak sekali peristiwa yang dialaminya, walaupun banyak rintangan dan halangan yang terjadi, Karni Ilyas tidak pernah menyerah untuk terus berusaha memperbaiki dan mengembangkan program berita televisi yang dipegangnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + five =