Profil & Biografi Benyamin Sueb

Loading...

Benyamin Sueb atau yang akrab disapa Bang Ben lahir pada 5 Maret 1939 adalah seorang pelawak, aktor, dan penyanyi Indonesia. Dia merilis 46 album dan membintangi lebih dari 50 film. Dia juga menerima dua Piala Citra untuk Intan Berduri pada tahun 1973 dan Si Doel Anak Modern pada tahun 1975.

benyamin-sueb

Benyamin lahir di Kemayoran, Jakarta. Orangtuanya adalah Suaeb dan Aisyah. Nama aslinya ayahnya Sukirman, tetapi berubah menjadi Suaeb sejak dia tinggal di Jakarta. Pada usianya yang ke dua tahun , ayah Benyamin meninggal. Kemudian, ia diizinkan untuk menjadi pemain jalanan. Pada tahun 1946, ia belajar di Sekolah Dasar Bendungan Jago . Ketika ia berada di kelas lima atau enam, ia pindah ke Sekolah Dasar Santo Yusuf di Bandung.

Setelah lulus, ia melanjutkan studinya di SMP Taman Madya Cikini, dan kemudian SMA Taman Siswa di Kemayoran. Dia kemudian belajar di Jakarta Akademi Perbankan selama satu tahun, tapi tidak selesai. Dia awalnya ingin menjadi pilot, tapi ibunya melarang, ia akhirnya menemukan pekerjaan sebagai penjual roti, dan juga sebagai kondektur bus.

Pada tahun 1950, Benyamin bergabung dengan Melody Boys, yang memainkan musik calypso, rhumba, cha-cha, jazz, blues, rock n roll dan beberapa keroncong. Band ini tampil beberapa lagu terkenal termasuk “Ketika aku jatuh Cinta”, “Blue Moon” dan “Unchained Melody”. Mereka juga menyanyikan lagu-lagu mereka sendiri, seperti “Kisah Cinta” , “Panon Hideung” dan “Si Neneng”.

benyamin-sueb-3

 

Dia juga bermain jazz dengan Jack Lemmers dan Bill Saragih. Pada tahun 1963, pada Melody Anak laki-laki yang berganti nama menjadi Melodi Ria. Pada akhir 1960-an, beberapa lagu yang dibuat¬†oleh dirinya dinyanyikan oleh Bing Slamet, termasuk “Nonton Bioskop” dan “Hujan Gerimis.

Benyamin menggunakan musik sebagai media refleksi dan kontemplasi, untuk mengkritik situasi sosial-politik saat itu. Musiknya adalah potret dari marginal. Banyak nya menggunakan tema “tukang”, seperti “Tukang Solder”, “Tukang Becak”, dan “Tukang Kredit”. Gaya musiknya adalah blues, soul, dan musik funk dalam karya-karyanya, genre lain ia digunakan dalam lagu-lagunya adalah rock dan dangdut.

Pada 1980-an, setelah merilis betty bencong slebor, ia memutuskan untuk berhenti memproduksi film sendiri dan menutup perusahaan film karena pendapatannya menjadi tidak sebanding dengan biaya produksi. Ia bermain di lebih dari 53 film, sebagai tokoh utama atau karakter pendukung.

benyamin-sueb-2

 

Pada tahun 1973, Benyamin menerima Citra Award untuk Intan Berduri. Pada tahun 1975, ia memenangkan award lain untuk Si Doel Anak Modern. Pada tahun 1995, ia menerima penghargaan khusus dari panitia Festival Sinetron Indonesia atas kontribusinya terhadap perkembangan sinetron di Indonesia.

Pada tahun 1959, Benyamin menikah Noni. Satu tahun kemudian anak pertamanya lahir. Namun hal ini membuahkan perceraian, akhirnya mereka bercerai pada tanggal 7 Juli 1979. Akhirnya Bang Ben meninggal karena serangan jantung pada tanggal 5 September 1995 setelah bermain sepak bola.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × one =