Profil & Biografi Wahidin Halim

Loading...

Drs. H. Wahidin Halim, M.Si lahir di Pinang, Tangerang, Banten pada tanggal 14 Agustus 1954 adalah seorang pengusaha Indonesia sekaligus politisi dari Partai Demokrat yang menjabat sebagai Walikota Tangerang periode tahun 2003 hingga 2013. Wahidin Halim di usung langsung oleh Partai Demokrat menjadi Walikota Tangerang yang dipasangkan dengan wakil Arief Rachadiono Wismansyah. Namun, Beliau mengundurkan diri dari jabatannya karena akan mencalonkan diri sebagai DPR RI tahun 2015-2019. Saat ini, Wahidin Halim menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat mewakili Dapil Banten III. Beliau juga adik dari Mantan Menteri Luar Negeri RI, Hassan Wirajuda.

Biografi Wahidin Halim 1

Profil dan Biografi Wahidin Halim dimulai dari riwayat pendidikannya. Wahidin saat kecil memulai pendidikan di SD Pinang yang dulu masih berdinding bambu dan berlantai tanah. Setamat dari SD, ia pun melanjutkan SMP di Ciledug. Bakat dan aktivitas sosial dari diri Wahidin sangat kelihatan sejak ia masih kecil. Menjadi juara berpidato tingkat anak-anak di desanya menjadi prestasi awal keberadaan Wahidin di masyarakat. Menurut ajaran moral dari ayahnya, Wahidin juga memberanikan diri untuk mengorganisir orang muda di kampungnya melalui Karang Taruna dan Remaja Masjid.

TANGERANG, 22/10 - WAHIDIN NYOBLOS. Calon Gubernur Banten Wahidin Halim di dampingi istrinya Nini Nuraini usai melakukan penyoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dua RT 02/ RW 01, Pinang, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (22/10) pada pemilihan gubernur Banten. FOTO ANTARA/Lucky.R/Koz/mes/11.

TANGERANG, 22/10 – WAHIDIN NYOBLOS. Calon Gubernur Banten Wahidin Halim di dampingi istrinya Nini Nuraini usai melakukan penyoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dua RT 02/ RW 01, Pinang, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (22/10) pada pemilihan gubernur Banten. FOTO ANTARA/Lucky.R/Koz/mes/11.

Selulusnya dari SMP, Wahidin melanjutkan pendidikan ke SMA di Tangerang. Ia terus bertekad untuk belajar dengan selalu sabar bersepeda dari rumah ke sekolahnya meski harus melewati jalan tanah yang becek. Karena kerja kerasnya itulah, Wahidin berhasil tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Indonesia, Jakarta, yang terkenal sebagai Perguruan Tinggi Negeri dengan penyeleksian calon mahasiswanya yang ketat. Tapi Wahidin berhasil tamat masuk ke sana. Selama berkuliah, Wahidin aktif di kegiatan organisasi. Ia aktif mengkoordinir remaja masjid di kampusnya, dengan menjabat sebagai ketua AMPI, pengurus KNPI.

Wahidin Halim berhasil menjabat sebagai Kepala Desa waktu tahun 1978. Walaupun disibukkan dengan aktivitas menjadi Kades, Beliau tetap menyempatkan diri mengajar di SMP dan SMA PGRI di kampungnya. Oleh karena itulah, Wahidin dipercaya menjadi Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid Al-Jihad dan Masjid Al-Azhom, Tangerang. Bahkan, Beliau sering diminta menjadi khotib di beberapa masjid. Tiga tahun kemudian, Wahidin menikahi gadis Jawa teman kuliahnya dan dikaruniai 3 orang anak.

Biografi Wahidin Halim 3

Dengan UU No. 5 Tahun 1979, Wahidin berhasil menjadi Pegawai Negeri. Setelah menjadi Sekretaris Kota Administratif Tangerang, lalu menjadi Kepala Bagian di Kab. Tangerang dan Walikota Tangerang selama dua periode yakni 2003-2008 dan periode 2009-2013. Sejumlah program dibuatnya, seperti pembangunan infrastruktur jalan pinggir sungai Cisadane. Gaya kepemimpinan Wahidin Halim juga di katakan ramah kepada rakyat kecil sehingga ia mudah menyerap aspirasi masyarakat. Karena dipercaya oleh rakyat Tangerang, Wahidin lebih mendorong pembangunan pro rakyat antara lain dalam bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Beliau sering mendapatkan penghargaan seperti Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden RI, tahun 2007 dan Pelopor se-Abad Kebangkitan Nasional dari Jawa Post, tahun 2008.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + eight =