Profil & Biografi Luhut Binsar Panjaitan

Loading...

Jendral TNI Luhut Binsar Panjaitan lahir pada tanggal 28 September 1947 di Simargala, Huta Namora, Sumatera Utara. Saat ini, ia menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 Agustus 2015. Posisinya tersebut menggantikan Tedjo Edhy Purdjatno. Dalam perubahan Kabinet Kerja Jilid II, Luhut Binsar Panjaitan di angkat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman demi menggantikan posisi Rizal Ramli.

Biografi Luhut Binsar Panjaitan 1

Di tanggal 15 Agustus 2016, Presiden Jokowi mengambil langkah tegas mengenai polemik kepemilikan paspor Amerika Serikat milik ESDM Arcandra Tahar, sehingga Beliau diberhantikan sebagai Menteri ESDM. Posisi tersebut di ambil alih secara sementara oleh Luhut Binsar Panjaitan yang kini menjadi Menko Maritim, untuk menjadi Plt Menteri ESDM juga. Sebelum masuk dalam Kabinet Kerja, ia pernah menjabat posisi Menteri Perindustrian dan Perdagangan untuk periode 2000-2001 dimana saat itu Presiden Abdurrahman Wahid menjabat. Ia juga pernah menjadi Duta Besar RI untuk Singapura.

Luhut Binsar Panjaitan merupakan anak pertama dari 5 bersaudara dari pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu. Lalu ia menikah dengan Devi Simatupang dan dikaruniai 4 orang anak yang bernama Paulina ,David, Paulus dan Kerri Pandjaitan. Di masa mudanya, Luhut mengejar cita-cita hingga merantau dari kampung halamannya ke Bandung dan bersekolah di SMA Penabur. Dari sinilah, ia menjadi salah satu pendiri KAPI atau Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia yang melingkupi para pelajar dan mahasiswa menentang PKI dan Orde Lama.

Biografi Luhut Binsar Panjaitan 2

Pada tahun 1970, Luhut Binsar Panjaitan menjadi lulusan terbaik dari Akmil Nasional. Di tahun 1967, ia masuk AKABRI bagian Darat dan selama 3 tahun sukses meraih predikit Lulusan Terbaik sehingga menerima penghargaan Adhi Makayasa. Karir militernya ini dijalani Luhut di Kopassus TNI AD. Di dalam lingkungan militer, ia dikenal sebagai Komandan Pertama Detasemen 81. Dengan gagah berani, ia mampu menguasai berbagai medan tempur.

Berbagai jabatan penting pernah di sandang oleh Luhut Binsar Panjaitan seperti Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri, hingga Komandan Pendidikan dan Latihan TNI AD. Saat menjadi perwira menengah, berkat pengalaman berlatih di unit pasukan khusus terbaik dunia, Luhut Binsar Panjaitan di tunjuk menjadi salah satu pasukan khusus penanggulangan terorisme terbaik di dunia.

Biografi Luhut Binsar Panjaitan 3

Pada tahun 1999, Presiden B.J Habibie menunjuknya sebagai Duta Besar Republik Indonesa untuk Singapura dalam era krusial awal Reformasi. Kepiawaian Luhut Binsar Panjaitan dalam diplomasi di anggap mampu mengatasi hubungan rumit antar kedua negara. Penyebabnya ialah kurang selarasnya komunikasi antar pemimpin negara sejak Presiden Soeharto undur diri. Dalam 3 bulan pertama Luhut menjabat jadi Dubes, ia mampu memulihkan hubungan Indonesia-Singapura ke tingkatan semula.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 4 =