Profil & Biografi Budi Karya Sumadi

Loading...

Presiden Joko Widodo melantik 13 orang Menteri baru pada perombakan Kabinet Kerja Jilid II yang dilakukan pada hari Rabu, 27 Juli 2016 lalu. Salah satu di antaranya ialah wong Palembang bernama Budi Karya Sumadi. Alumni SMA Xaverius 1 Palembang tersebut diberi jabatan sebagai Menteri Perhubungan yang baru menggantikan Ignasius Jonan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi

Sebelum menjabat sebagai Menhub, pria kelahiran Palembang 18 Desember 1956 tersebut menjabat sebagai Direktur Utama di PT. Angkasa Pura II Persero, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak tahun 2015 lalu. Selama memimpin menjadi Dirut AP II, Budi Karya telah menghasilkan prestasi seperti membangun terminal megah di Bandara Soekarno-Hatta yang sering dikenal dengan Terminal 3.

Budi Karya Sumadi lulus kuliah dari Universitas Gajah Mada pada tahun 1981 di jurusan arsitektur. Dengan berbekal pendidikannya itu, ia sudah sangat berpengalaman di berbagai projek pembangunan kawasan di sekitar ibukota. Sejak tahun 1982, Budi Karya sudah bekerja di PT. Pembangunan Jaya hingga 2004 silam. Salah satu karyanya yang dikenal oleh masyarakat yakni kawasan Bintaro Jaya yang berlokasi di Jakarta dan Tangerang Selatan yang kini telah berkembang sebagai kota mandiri.

Biografi Budi Karya Sumadi 2

Kerja keras dan profesionalitas dari pria 60 tahun ini berhasil ke puncak kariernya, jabatan tertinggi yang diraih adalah sebagai Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang turut memimpin pengembangan Ancol. Prestasi Budi Karya juga banyak setelah di lantik sebagai Direktur Utama PT. Jakarta Propertindo untuk periode tahun 2004-2013. Sejumlah proyek di Jakarta berhasil di rampungkannya antara lain revitalisasi taman kota Waduk Ria-Rio dan Waduk Pluit, serta penyelesaian rusun sederhana sewa di Marunda.

Ketika Jokowi dilantik menjadi Presiden tahun 2014 silam, nama Budi Karya Sumadi pun digadang-gadang sempat dirumorkan sebagai Calon Menteri Perumahan Rakyat atau Menteri Pekerjaan Umum sebab ia sukses mewujudukan proyek-proyek besar Jokowi di ibukota Jakarta. Saat Budi memimpin Angkasa Pura II, proyek yang paling menonjol ialah pembangunan Terminal 3 Ultimate Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Biografi Budi Karya Sumadi 3

Pada reshuffle Kabinet Jilid II, Budi Karya Sumadi ditunjuk sebagai Menteri Perhubungan yang baru menggantikan Ignasius Jonan. Sebelumnya, ia sering bersebrangan dengan keputusan dan pemikiran dari Jonan yang salah satunya masalah pencopotan posisi General Manager Bandara Soekarno Hatta yang dikarenakan ground-handling maskapai Lion Air. Saat itu, Budi Karya menolak permintaan Jonan tersebut.

Bukan hanya itu, Budi Karya Sumadi juga tidak setuju dan berbeda pandangan dengan Ignasius Jonan perihal aktivasi Bandara Ultimate Soekarno-Hatta. Ketika dilantik sebagai Menhub, Budi Karya Sumadi mengaku diberi dua pesan oleh Presiden yakni ia diminta untuk memperbaiki masalah koneksi di jalur laut, darat dan udara. Kemudian pesan yang kedua, Budi Karya Sumadi diharapkan untuk memberdayakan stakeholder atau memberikan pelayanan maksimal kepada rakyat Indonesia.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − three =