Profil & Biografi Bambang Brodjonegoro

Loading...

Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro S.E.,M.U.P.,PhD berumur 50 tahun yang lahir pada tanggal 3 Oktober 1966 di Jakarta ini merupakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sejak tanggal 27 Juli 2016. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, sebelum dilantiknya Sri Mulyani pada reshuffle Kabinet Kerja Jilid II

Indonesian Finance Minister Bambang Brodjonegoro speaks during the Inaugural Meeting of the Board of Governors of the Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) in Beijing, China, January 16, 2016. REUTERS/Mark Schiefelbein/Pool

Bambang Brodjonegoro hanya bertahan 2 tahun sebagai Menteri Keuangan. Ia digantikan seniornya, Sri Mulyani, dimana mereka sama-sama lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Program unggulan Bambang yaitu disahkannya UU Tax Amnesty. Ia ingin menargetkan program pengampunan pajak terkumpul hingga Rp 165 triliun. Program Tax Amnesty mulai aktif 18 Juli 2016 dan mulai terlihat hasilnya pada akhir Oktober 2016.

Namun sayangnya, sebelum program pajak Tax Amnesty berhasil, Bambang Brodjonegoro harus di alihkan oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Perancanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas dengan periode 2016-2019. Meskipun menjabat sebagai posisi baru, tetapi Bambang sudah tidak asing lagi sebab ia sering terlibat mengenai kebijakan ekonomi pembangunan nasional sebelumnya. Terlebih lagi, Bambang adalah sosok yang pintar dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Ia juga merupakan mantan Rektor UI 1964-1973.

Biografi Bambang Brodjonegoro 2

Masa kecil dan sekolahnya sampai kuliah S1, dihabiskan Bambang Brodjonegoro di Jakarta. Ia menjadi lulusan Fakultas Ekonomi UI dalam jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. Bambang juga menjadi mahasiswa yang berprestasi UI tahun 1989 silam. Karena itu pula, ia melanjutkan pendidikannya ke luar negeri dengan mudah. Bambang pun mengambil gelar Master dan Doctor-nya di Universitas of Illinois, Urbana Champaign, USA.

Tepat menginjak 31 tahun, Bambang Brodjonegoro berhasil menyandang gelar doktor. Setelah selesai jalur akademik, ia terjun untuk mengabdi ke almameternya. Bambang pun jadi dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Selain mengajar, ia turut aktif dalam dunia penelitian dan menjadi konsultan dari berbagai lembaga dan institusi. Oleh sebab itu, banyak jabatan ketua yang disandangkannya dari berbagai aktivitas akademik dan sosial.

Biografi Bambang Brodjonegoro 3

Menjadi pengajar di Fakultas Ekonomi belum terlalu lama tetapi Bambang Brodjonegoro sudah memberikan prestasi yang membanggakan. Ia melanjutkan pendidikan program Pascasarjana untuk mengembangkannya menjadi Double Degree dengan Australian National University yang menjadi salah satu universitas di Belanda. Saat itu, Bambang satu-satunya menjadi Dekan di UI yang berumur di bawah 40 tahun.

Setelahnya, karir Bambang Brodjonegoro di birokrat semakin meroket. Ia menjadi wakil menteri keuangan dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Kabinet Kerja Indonesia Bersatu II. Puncak karirnya yaitu saat dirinya diminta menjadi Menteri Keuangan saat usianya ke 48 tahun oleh Presiden Jokowi dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Tetapi sayangnya, baru mengawali 2 tahun di Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro harus terkena reshuffle jilid II Kabinet Kerja sehingga berubah menjadi Kepala Bappenas.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × two =