Profil & Biografi Lorde

Loading...

Ella Marija Lani Yelich-O’Connor lahir pada tanggal 7 November 1996 di New Zealand atau lebih dikenal dengan nama panggungnya Lorde adalah penulis lagu dan penulis lagu Selandia Baru. Lahir di Takapuna dan dibesarkan di Devonport, Auckland, dia sudah tertarik untuk tampil sebagai penyanyi sejak kecil. Karena itulah, Lorde termasuk penyanyi yang masih terbilang sangat muda namun sudah setingkat dengan penyanyi Selena Gomez atau Ariana Grande.

Lorde attends the Clive Davis and The Recording Academy Pre-Grammy Gala at The Beverly Hilton Hotel on Saturday, Feb. 11, 2017, in Beverly Hills, Calif. (Photo by Rich Fury/Invision/AP)

Di awal masa remajanya, Lorde telah menandatangani kontrak dengan Universal Music Group yang kemudian dipasangkan dengan penulis lagu dan produser rekaman Joel Little, yang telah menulis dan menghasilkan sebagian besar lagu karya Lorde. Rilisan besar pertamanya, The Love Club EP, dirilis secara komersial pada bulan Maret 2013. Lagu tersebut berhasil mencapai nomor dua di tangga lagu nasional di Selandia Baru dan Australia.

Pada pertengahan 2013, Lorde merilis single debutnya “Royals”. Gebrakan ini menjadi crossover internasional yang membuat Lorde menjadi artis solo termuda dan satu-satunya dari Selandia Baru yang meraih single nomor satu Amerika di Billboard Hot 100 sejak 1987. Pada akhir 2013, dia kembali merilis album debutnya, Pure Heroine.

Biografi Lorde 2

Rekor tersebut menduduki puncak tangga lagu nasional di Selandia Baru dan Australia dan mencapai nomor tiga di Billboard AS 200. Single berikutnya termasuk “Tennis Court”, “Team”, “No Btter” dan “Glory and Gore”. Pada tahun 2014, Lorde merilis “Yellow Flicker Beat” sebagai single dari soundtrack The Hunger Games: Mockingjay – Bagian 1. Bahkan, pada tahun 2017 ini, Lorde meluncurkan “Green Light”, single utama dari album studio keduanya Melodrama yang akan dirilis di Juni 2017.

Musik Lorde terdiri dari subgenre seperti dream pop dan indietronica. Dia telah mendapatkan dua penghargaan Grammy Awards, sebuah Penghargaan Brit dan sepuluh penghargaan New Zealand Music Awards. Pada tahun 2013, dia diberi gelar sebagai remaja yang paling berpengaruh di dunia oleh Time, dan di tahun berikutnya, Lorde termasuk dalam daftar “30 Under 30” milik Forbes.

Biografi Lorde 3

Lorde memilih nama panggungnya karena dia terpesona dengan “bangsawan dan aristokrasi”. Namun, dia merasa nama Lord terlalu maskulin, sehingga dia menambahkan sebuah “e” untuk membuatnya lebih feminin. Dia menggambarkan citra publiknya sebagai “naturally” baginya. Musiknya juga terkenal karena tampilan budaya pop yang kontras dengan orang se-zamannya, seperti Miley Cyrus dan Rihanna.

Pada bulan Juni 2014, Lorde merilis make up koleksi edisi terbatas yang berkolaborasi dengan MAC Cosmetics, yang terdiri dari lipstik yang diberi judul setelah debut albumnya, Pure Heroine, dan eyeliner. Ia juga memfilmkan sebuah video untuk Komisi Pemilu untuk mendorong jumlah pemilih-pemilih muda pada pemilihan umum Selandia Baru 2014, meskipun ia masih terlalu muda untuk memilih pada saat itu. Pada tanggal 13 Mei 2015, patung lilin Lorde diperkenalkan ke Madame Tussauds Hollywood.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 8 =