Profil & Biografi Tarja Halonen

Loading...

Salah satu wanita paling berpengaruh di dunia adalah Tarja Halonen. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Finlandia selama 12 tahun, tepatnya mulai tanggal 1 Maret 2000 sampai 1 Maret 2012. Karena masa jabatan yang cukup lama itulah, membuat nama Tarja Halonen semakin terkenal dimasyarakat luas sebagai Presiden Wanita yang memimpin sebuah negara besar. Wanita lainnya yang sempat menjabat sebagai Presiden yakni Laura Chinchilla.

Biografi Tarja Halonen 1

Tarja Kaarina Halonen lahir pada tanggal 24 Desember 1943 di Kallio, Finlandia. Ia adalah seorang politikus Finlandia yang merupakan Presiden ke-11 Finlandia, yang melayani dari tahun 2000 sampai 2012. Dia juga pernah menjabat sebagai kepala negara wanita pertama di Finlandia. Saat dia menjabat sebagai Presiden, pada tahun 2003 dan 2010-2011, Finlandia memiliki perdana menteri wanita yaitu Anneli Jäättmäki dan Mari Kiviniemi.

Selain karir politiknya, Tarja Halonen memiliki karir yang panjang dan ekstensif dalam serikat pekerja dan berbagai organisasi non-pemerintah. Karyanya untuk memajukan hak asasi manusia telah terkenal diseluruh dunia. Wanita berumur 73 tahun ini adalah termasuk pendukung awal hak-hak gay, yang memimpin organisasi hak gay, Seta, pada tahun 1980-1981.

Biografi Tarja Halonen 2

Tarja Halonen berasal dari keluarga yang sederhana, setelah menjalani masa perang sebagai anak perempuan seorang ibu tunggal di lingkungan kelas pekerja Kallio di Helsinki. Dia lulus dari Universitas Helsinki, di mana saat itu, dia belajar hukum dari tahun 1963 sampai 1968. Halonen juga aktif dalam politik mahasiswa dan menjabat sebagai Sekretaris Urusan Sosial dan Sekretaris Organisasi Serikat Mahasiswa Nasional dari tahun 1969 sampai 1970. Pada tahun 1971 dia bergabung dengan Partai Sosial Demokrat dan bekerja sebagai pengacara di Organisasi Pusat Serikat Pekerja Finlandia sampai dia terpilih ke parlemen pada tahun 1979.

Kemudian, Halonen juga memiliki karir panjang di dewan kota Helsinki, melayani di sana dari tahun 1977 sampai 1996. Dia memulai kampanyenya untuk kepresidenan pada awal tahun 1999 setelah Presiden Martti Ahtisaari mengumumkan bahwa dia tidak akan mendapatkan masa jabatan kedua di kantor tersebut. Dia dengan mudah memenangkan nominasi partainya, dan akhirnya mendapatkan 40% suara di putaran pertama pemilihan presiden, dan 51,6% pada tahap kedua, sehingga mengalahkan Partai Esko Aho dari Pusat dan menjadi presiden ke-11 Finlandia.

Biografi Tarja Halonen 3

Tarja Halonen dikenal luas karena ketertarikannya pada isu hak asasi manusia. Pada tahun 1980-1981, Halonen menjabat sebagai ketua Seta, organisasi hak LGBT utama di Finlandia. Selama masa kepresidenannya, dia telah berpartisipasi aktif dalam diskusi tentang hak-hak perempuan dan masalah globalisasi. Pada tahun 2006, Halonen disebutkan oleh banyak sumber sebagai kandidat potensial untuk pemilihan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, namun kemudian dia menyatakan bahwa ingin menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden sebelum memikirkan pilihan karir lainnya.

Tarja Halonen adalah anggota Dewan Pemimpin Wanita Dunia, sebuah jaringan internasional dari presiden wanita dan perdana menteri saat ini dan perdana menteri yang misinya adalah untuk memobilisasi pemimpin perempuan tingkat tertinggi secara global untuk tindakan kolektif mengenai isu-isu yang sangat penting bagi perempuan dan pembangunan yang setara.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 9 =