Profil & Biografi Alex Morgan

Loading...

Apabila Anda berpikir bahwa hanya laki-laki saja yang bisa bermain sepak bola, maka Anda salah. Nyatanya saat ini pemain sepak bola berjenis kelamin Perempuan sudah menjamur, apalagi memiliki banyak prestasi layaknya pemain sepak bola pria, seperti Gabriel Barbosa atau sang legendaris, Pele. Wanita tangguh yang termasuk dalam jajaran atlet pesepak bola adalah Alex Morgan.

Biografi Alex Morgan 1

Kehidupan Pribadi
Alexandra Patricia Morgan Carrasco lahir tanggal 2 Juli 1989 dari pasangan Pamela S. dan Michael T. Morgan di San Dimas, California. Ia dibesarkan dengan dua kakak perempuannya yaitu Jeni dan Jeri di pinggiran kota Diamond Bar, berada di sekitar 49 km sebelah timur dari Los Angeles.

Dia adalah atlet multi olahraga yang tumbuh dewasa dan mulai bermain sepak bola sejak usia dini. Namun, Alex Morgan mulai bermain sepak bola secara aktif klub sampai usia 14 tahun saat ia bergabung dengan Cypress Elite. Bersama tim, dia memenangkan kejuaraan Under-16 Coast Soccer League (CSL) dan menempati posisi ketiga di tingkat bawah 19 tahun.

Wanita berumur 28 tahun ini pernah bersekolah di Diamond Bar High School, di mana dia memilih liga tiga kali dan diberi nama All-American oleh National Soccer Coaches Association of America (NSCAA). Di sekolah, dia dikenal karena kecepatan dan kemampuan berlarinya. Alex Morgan juga bermain untuk tim regional dan negara Olympic Development Program (ODP).

Biografi Alex Morgan 2

Pada saat usia 17 tahun, Alex Morgan dipanggil ke tim sepak bola nasional U-20 di Amerika Serikat. Saat bermain dalam timbal balik melawan tim nasional junior putra, dia mengalami cedera ligamen anterior cruciatide (ACL) dan tidak bermain untuk tim itu lagi sampai April 2008.

Perjalanan Karir
Alex Morgan adalah seorang pemain sepak bola Amerika yang pernah meraih medali emas Olimpiade, dan juara FIFA Women’s World Cup. Dia adalah pemain depan Orlando Pride di NWSL dan tim sepak bola nasional wanita Amerika Serikat. Tak lama setelah lulus dari University of California, Berkeley, dimana dia bermain untuk tim sepak bola wanita, Alex Morgan ditunjuk untuk bermain secara keseluruhan dalam Draft WPS 2011 oleh Western New York Flash. Di sana, dia melakukan debut profesionalnya dan membantu tim memenangkan kejuaraan liga.

Alex Morgan, yang saat itu berusia 22 tahun, adalah pemain termuda di tim nasional di Piala Dunia Wanita FIFA 2011 di mana tim tersebut memenangkan medali perak. Pada Olimpiade London 2012, dia mencetak gol kemenangan game pada menit ke-123 pertandingan semifinal melawan Kanada.

Biografi Alex Morgan 3

Dia menyelesaikan musim 2012 dengan 28 gol dan 21 assist, bergabung dengan Mia Hamm sebagai satu-satunya wanita Amerika yang mencetak 20 gol dan mengumpulkan 20 assist di tahun kalender yang sama, dan menjadikannya pemain A.S. yang keenam dan termuda yang mencetak 20 gol dalam satu tahun. Dia kemudian dinobatkan sebagai A.S. Soccer Female Athlete of the Year dan merupakan finalis FIFA World Player of the Year.

Di luar lapangan hijau, Alex Morgan bekerja sama dengan Simon & Schuster untuk menuliskan sebuah buku seri kelas menengah tentang empat pemain sepak bola yang berjudul “The Kicks”. Buku pertama dalam seri, Saving the Team, memulai debutnya di nomor tujuh dalam daftar Penjual Terbaik New York Times pada bulan Mei 2013. Serial komedi live-action anak-anak berdasarkan buku-buku dan juga berjudul “The Kicks” disiarkan melalui Amazon Prime.

Pada tahun 2015, Alex Morgan masuk dalam daftar Time sebagai pemain sepak bola wanita papan atas Amerika Serikat karena banyaknya prestasi yang ia raih. Ia, bersama dengan Christine Sinclair dari Kanada dan Steph Catley dari Australia, menjadi pemain sepak bola wanita pertama yang tampil di sampul video game FIFA pada tahun 2015. Dia juga tampil bersama Lionel Messi di sampul FIFA 16 yang dijual di Amerika Serikat.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 1 =