Profil & Biografi Hugh Hefner

Loading...

Akhir-akhir ini tersiar kabar duka dari dunia fashion yang berasal dari pendiri majalah Playboy, Hugh Hefner. Pria berumur 91 tahun ini menghembuskan nafasnya terakhir kali di kediamannya di Playboy Mansion, Los Angeles. Ikon Amerika yang memperkenalkan majalah Playboy ke dunia tahun 1953 ini meninggal dunia dengan tenang karena penyakit alaminya. Berikut ini Profil Hugh Hefner yang bisa Anda ketahui.

Biografi Hugh Hefner 1

Awal Kehidupan
Hugh Marston Hefner lahir di Chicago, Illinois, pada tanggal 9 April 1926. Dia adalah anak pertama dari Grace Caroline (1895-1997), yang bekerja sebagai guru, dan Glenn Lucius Hefner (1896-1976), seorang akuntan. Orang tuanya berasal dari Nebraska. Dia memiliki adik laki-laki, Keith (1929-2016). Ibunya keturunan Swedia, dan ayahnya memiliki keturunan Jerman dan Inggris.

Dia bersekolah di Sayre Elementary School dan Steinmetz College Prep, kemudian bertugas dari tahun 1944 sampai 1946 sebagai penulis Angkatan Darat A.S. untuk sebuah surat kabar militer. Hugh Hefner lulus dari University of Illinois di Urbana-Champaign dengan gelar sarjana Arts in psychology dan double minor dalam tulisan dan seni kreatif. Dia memperoleh gelar sarjana dalam dua setengah tahun pada tahun 1949. Setelah lulus, dia mengambil satu semester program pascasarjana sosiologi di Universitas Northwestern namun segera keluar tidak lama dari itu.

Kehidupan Pribadi
Pada tahun 1949, Hugh Hefner menikahi seorang mahasiswa Universitas Northwestern bernama Mildred Williams. Mereka memiliki dua anak yaitu Christie (lahir 1952) dan David (lahir 1955). Sebelum pernikahan, Mildred mengaku bahwa dia berselingkuh saat Hefner bertugas di dunia tentara. Karena itulah, Mildred mengizinkan Hugh Hefner berhubungan seks dengan wanita lain, karena kesalahan perselingkuhannya sendiri dengan harapan mampu mempertahankan pernikahan mereka. Namun, keduanya tetap bercerai pada tahun 1959.

Pada tahun 1985, Hugh Hefner mengalami stroke ringan pada usia 59 tahun. Setelah mengevaluasi kembali gaya hidupnya, dia melakukan beberapa perubahan. Pesta liar sepanjang malam dihilangkan secara signifikan dan pada tahun 1988, dan anak perempuannya, Christie, mengambil alih Perusahaan Playboy.

Biografi Hugh Hefner 2

Di tahun berikutnya, ia menikahi pemenang Playmate of the Year, Kimberley Conrad, meskipun umur mereka terpaut 36 tahun. Pasangan tersebut memiliki dua putra yaitu Marston Glenn (lahir 1990) dan Cooper Bradford (lahir 1991). Setelah 11 tahun berikutnya, Hugh Hefner mengajukan cerai dari Conrad, dengan alasan perbedaan yang tidak dapat didamaikan.

Perjalanan Karir
Pada bulan Januari 1952, Hugh Hefner meninggalkan pekerjaannya sebagai copywriter untuk Esquire setelah permintaan kenaikan gajinya ditolak. Pada tahun 1953, dia berani untuk berhutang, menghasilkan pinjaman bank sebesar $ 600, dan mengumpulkan $ 8.000 dari 45 investor, termasuk $ 1.000 dari ibunya, untuk meluncurkan Playboy, yang pada awalnya akan disebut Stag Party.

Edisi pertama, yang diterbitkan pada bulan Desember 1953, menampilkan Marilyn Monroe untuk shooting kalender bergambar nude tahun 1949 dan berhasil terjual lebih dari 50.000 eksemplar. Hugh Hefner, yang tidak pernah bertemu Monroe, membeli ruang bawah tanah di sebelahnya di Westwood Village Memorial Park Cemetery pada tahun 1992 seharga $ 75.000.

Biografi Hugh Hefner 3

Pada tanggal 4 Juni 1963, Hugh Hefner ditangkap karena mempromosikan literatur cabul setelah menerbitkan sebuah isu tentang Playboy yang menampilkan gambar telanjang Jayne Mansfield. Selama era hak-hak sipil pada tahun 1966, ia mengirimkan Alex Haley untuk mewawancarai George Lincoln Rockwell, yang mengejutkan Rockwell karena Haley adalah orang Afrika-Amerika. Rockwell telah mendirikan Partai Nazi Amerika dan kemudian akan digambarkan oleh beberapa orang sebagai “Hitler Amerika”.

Rockwell setuju untuk bertemu dengan Haley hanya setelah mendapatkan kepastian dari penulis Playboy bahwa dia bukan orang Yahudi, walaupun Rockwell menyimpan pistol di atas meja selama wawancara. Wawancara tersebut diciptakan kembali di “Roots: The Next Generations”, dengan James Earl Jones sebagai Haley dan Marlon Brando sebagai Rockwell. Haley juga mewawancarai Malcolm X pada tahun 1963 dan Martin Luther King Jr. pada tahun 1966 untuk wawancara playboy 1962 yang baru dibentuk.

Pada tahun 1999, Hugh Hefner membiayai film dokumenter karya Clara Bow, “Discovering the It Girl”. Ia juga membintangi tamu sebagai dirinya sendiri di episode Seth Green, “Robot Chicken” pada akhir acara “Adult Swim”. Dia memiliki bintang di Hollywood Walk of Fame untuk karyanya di televisi dan membuat beberapa penampilan film seperti dirinya di layar kecil. Pada tahun 2009, ia sempat menerima nominasi aktor pendukung terburuk dalam penghargaan Razzie atas penampilannya di “Miss March”. Di akun Twitter resminya, dia bercanda tentang nominasi ini: “Mungkin saya tidak mengerti karakternya.”

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =