Profil & Biografi Jim Sturgess

Loading...

Jim Sturgess adalah seorang aktor asal Inggris yang merangkap sebagai penyanyi dan penulis lagu. Peran terobosannya muncul sebagai Jude dalam film drama asmara musikal “Across the Universe” tahun 2007. Aktor tampan ini juga bergabung bersama Gerard Butler dan Abbie Cornish dalam film disaster Amerika “Geostorm” tahun 2017 ini. Berikut Profil Jim Sturgess yang bisa Anda ketahui.

Biografi Jim Sturgess 1

Kehidupan Pribadi
Bernama lengkap James Anthony Sturgess, ia lahir di Wandsworth, London, pada tanggal 16 Mei 1981. Ia dibesarkan di Farnham, Surrey, di mana ia menghadiri sekolah Frensham Heights School. Semasa remaja, Jim menghabiskan waktu untuk bermain skateboard dan memulai band pertamanya sejak usia 15 tahun. Sementara itu, pengalaman akting pertama Jim Sturgess terjadi ketika kelompok teater lokal datang ke sekolahnya untuk mencari anak-anak yang ingin mengikuti audisi untuk bermain drama lokal.

Kemudian, Jim Sturgess pindah ke Manchester untuk kuliah di Universitas Salford dengan harapan bisa memungkinkan dia untuk memulai band lain atau terlibat dalam scene musik Manchester. Di Manchester, dia jatuh cinta dengan sekelompok aktor dan pembuat film sehingga hasratnya untuk berakting pun dinyalakan kembali.

Dia pun mulai menulis skenario dan menampilkan film atau drama pendeknya sendiri. Sembari tampil one-person show-nya ‘BUZZIN’, yang berbasis di seputar puisi pertunjukannya, Jim ditemukan oleh seorang agen akting. Setelah itu, ia lulus dari University of Salford pada tahun 1999 dengan gelar HND di Media and Performance.

Perjalanan Karir
Pada tahun 2007, dia mendapat kesempatan besar saat ditunjuk sebagai pemeran utama dalam film drama musikal karya Julie Taymor, “Across the Universe”. Di film ini, Jim memerankan sebagai Jude Feeny, seorang pemuda yang bepergian ke AS di tengah pergolakan tahun 1960-an dan jatuh cinta pada seorang remaja Amerika yang sedang mengungsi bernama Lucy, diperankan oleh Evan Rachel Wood.

Biografi Jim Sturgess 2

Setahun kemudian, Jim Sturgess muncul dalam drama sejarah “The Other Boleyn Girl” sebagai peran pendukung untuk pemain seperti George Boleyn, Natalie Portman, Scarlett Johansson dan Eric Bana. Dia juga memainkan peran utama pria sebagai Ben Campbell di “21”, sebuah film tentang lima siswa MIT, yang, dengan menghitung kartu, membawa kasino Las Vegas hingga berjuta-juta.

Pada tahun 2009, ia berperan sebagai Gavin Kossef di “Crossing Over”, tampil bersama Harrison Ford, Ray Liotta dan Ashley Judd. Ditetapkan di Los Angeles, ceritanya berkisar kepada para imigran dari berbagai negara dan latar belakang yang berbeda, namun memiliki ikatan bersama demi mendapatkan status imigran legal. Ditahun ini juga, ia membintangi “Fifty Dead Men Walking” karya Kari Skogland, yang didasarkan pada kisah nyata, terkait dengan buku terlaris oleh Martin McGartland. Film ini menceritakan seorang pemuda Irlandia Utara yang direkrut oleh Inggris untuk dijadikan sebagai polisi yang bertugas menyusup dan memata-matai Tentara Republik Irlandia.

“Heartless”, sebuah film yang disutradarai oleh Philip Ridley, ditayangkan perdana pada tanggal 31 Agustus 2009 di Festival Film FrightFest London, sebuah festival film horor yang populer. Jim Sturgess berperan sebagai Jamie Morgan, seorang pemuda yang hidupnya hancur akibat tanda lahir yang besar dan berwarna merah di wajahnya sehingga ia putus asa dan menjual jiwanya kepada setan. Jim Sturgess memenangkan Best Actor Award di Festival Film Fantasporto 2010 atas perannya ini. Film “Heartless” juga memenangkan Best Film Award dan Best Director Award untuk Philip Ridley.

Biografi Jim Sturgess 3

Pada bulan Mei 2010, Jim Sturgess resmi meramaikan film “One Day” (berdasarkan novel dengan judul yang sama oleh David Nicholls) yang turut dibintangi oleh Anne Hathaway. Novel tersebut menceritakan tentang dua pelajar yang bertemu pada tanggal 15 Juli 1988, lalu mereka bertemu lagi di setiap tanggal 15 Juli untuk 20 tahun ke depan. Disutradarai oleh Lone Scherfig, syuting film ini selesai pada tanggal 17 September 2010 dan rilis secara teatrikal pada bulan Agustus 2011.

Jim Sturgess mengerjakan dua film selama 2012 yaitu “The Best Offer” (judul asli ‘La Migliore Offerta’), yang difilmkan pada musim semi di Praha, Wina, dan beberapa kota di Italia. Film ini dibintangi oleh Geoffrey Rush dan Sylvia Hoeks. Ia kemudian memenangkan Penghargaan bergengsi David di Donatello untuk Film Terbaik. Kemudian, pada musim gugur tahun itu, Jim Sturgess pergi ke Los Angeles untuk memfilmkan “Electric Slide”, disutradarai oleh Tristan Patterson dan dibintangi oleh Isabel Lucas dan Chloe Sevigny.

Tiga judul film dimainkan oleh Jim Sturgess selama tahun 2013, dimulai dengan “Stonehearst Asylum”, yang dibintangi oleh Kate Beckinsale dan disutradarai oleh Brad Anderson, di musim panas. Kemudian film “London Fields”, berdasarkan novel karya Martin Amis yang juga dibintangi oleh Amber Heard dan Billy Bob Thornton. Setelah itu, “Kidnapping Freddy Heineken” difilmkan di Belgia dan kemudian New Orleans. Disutradarai oleh Daniel Alfredson dan dibintangi oleh Sam Worthington dan Anthony Hopkins, syuting selesai sebelum akhir tahun. Di film ini, Jim Sturgess memerankan peran penjahat Belanda, Cor van Hout.

Jim Sturgess vakum selama tiga tahun di industri film dan pria tampan ini akhirnya comeback di tahun 2017 dengan tampil dalam “Geostorm”, sebuah film bencana alam yang juga diperankan oleh Gerard Butler. Kabarnya, Jim akan tampil dalam film “JT LeRoy” tahun 2018 mendatang.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × one =