Profil & Biografi Sam Neill

Loading...

Sam Neill adalah aktor asal Selandia Baru yang pertama kali meraih peran utama dalam film seperti “Omen III: The Final Conflict”, “Possession”, dan “Dead Calm”. Dia memenangkan audiensi internasional yang luas pada tahun 1993 karena perannya sebagai Alisdair Stewart di “The Piano” dan Dr. Alan Grant di “Jurassic Park”, sebuah peran yang dia ulangi di “Jurassic Park III” tahun 2001. Ia juga memiliki peran penting di “Merlin”, “The Hunt for Red October”, “Peaky Blinders”, dan “The Tudors”, yang juga diperankan oleh Henry Cavill. Berikut ini profil Sam Neill yang bisa Anda ketahui.

Biografi Sam Neill 1

Kehidupan Pribadi
Nigel John Dermot “Sam” Neill DCNZM OBE lahir pada tahun 14 September 1947 di Omagh, County Tyrone, Irlandia Utara. Ia merupakan putra dari Priscilla Beatrice dan Dermot Neill. Ayahnya, seorang perwira militer generasi ketiga Selandia Baru, sementara ibunya lahir di Inggris. Pada saat kelahiran Neill, ayahnya ditempatkan di Irlandia Utara, bertugas bersama Pengawal Irlandia. Keluarga ayahnya memiliki usaha Neill and Co, retail minuman keras terbesar di Selandia Baru. Neill memegang kewarganegaraan Inggris melalui tempat kelahirannya, namun ia mengakui sebagai seorang Selandia Baru.

Pada tahun 1954, Sam Neill kembali bersama keluarganya ke Selandia Baru, dimana dia bersekolah di asrama anak laki-laki Anglikan Christ’s College di Christchurch. Dia kemudian melanjutkan studi sastra Inggris di University of Canterbury, dimana dia pertama kali berakting. Dia kemudian pindah ke Wellington untuk melanjutkan pendidikan tersier di Universitas Victoria, dimana dia lulus dengan gelar BA dalam sastra Inggris.

Biografi Sam Neill 2

Karir Akting
Setelah bekerja di Unit Film Nasional Selandia Baru sebagai sutradara, Sam Neill ditunjuk untuk peran utama dalam film “Sleeping Dogs” tahun 1977 di New Zealand. Setelah ini, ia tampil dalam roman Australia berjudul “My Brilliant Career” (1979), berhadapan dengan Judy Davis.

Pada tahun 1981, ia memenangkan peran internasional pertamanya yang besar, sebagai Damien Thorn, putra setan, di “Omen III: Konflik Terakhir”, juga di tahun itu, ia memainkan peran utama yang luar biasa dalam film kultus garapan Andrzej Zulawski, “Possesion”. Kemudian, Sam Neill juga merupakan salah satu kandidat terdepan untuk menggantikan Roger Moore dalam peran James Bond, namun kalah dari Timothy Dalton. Di antara banyak peran Australianya adalah bermain Michael Chamberlain di “Evil Angels” (1988) (dirilis sebagai A Cry in the Dark di luar Australia dan Selandia Baru) tentang kasus Azaria Chamberlain.

Sam Neill of 'Hunt for the Wilderpeople' poses for a portrait at the 2016 Sundance Film Festival Getty Images Portrait Studio Hosted By Eddie Bauer At Village At The Lift on January 22, 2016 in Park City, Utah

Sam Neill telah memainkan peran pahlawan dan kadang-kadang penjahat dalam beberapa drama, film, televisi dan komedi yang sukses. Di Inggris, ia memenangkan ketenaran awal dan dinominasikan Golden Globe setelah menggambarkan mata-mata kehidupan nyata, Sidney Reilly, dalam seri mini “Reilly, Ace of Spies” (1983). Peran utamanya yang terkenal dalam film termasuk thriller “Dead Calm” (1989), dua bagian epik sejarah “La Révolution française” (1989), “The Hunt for Red October” (1990), “Jurassic Park” (1993), “The Jungle Book” (1994), dan “Dish” (2000).

Pada tahun 1993, Sam Neill membintangi bersama Anne Archer di “Question of Faith”, sebuah drama independen berdasarkan sebuah kisah nyata tentang pertarungan seorang wanita untuk mengalahkan kanker dan melahirkan bayi. Pada tahun 2000, ia memberikan suara Sam Sawnoff dalam “The Magic Pudding”. Kemudian, ia menggambarkan penyihir legendaris di “Merlin” (1998), sebuah miniseri yang didasarkan pada legenda King Arthur. Dia mengembalikan perannya sebagai Merlin dalam sekuelnya, “Merlin’s Apprentice” (2006), di mana Merlin mengetahui bahwa dia adalah seorang anak laki-laki dengan Lady of the Lake.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + 4 =