Profil & Biografi Kareem Abdul-Jabbar

Loading...

Kareem Abdul-Jabbar adalah mantan pemain basket profesional NBA Amerika Serikat, seorang Aktivis, Aktor, dan Penulis yang memegang rekor poin terbanyak sepanjang sejarah kompetisi NBA. Kareem Abdul-Jabbar memakai kostum bernomor 33 sejak awal karirnya dan mengakhiri karir profesionalnya pada usia 42 (1989), belum ada pemain NBA yang pernah mencetak lebih banyak poin dan memenangkan banyak penghargan hingga mencapai kesuksesan individu dan tim seperti Abdul-Jabbar ini.

Biografi Kareem Abdul-Jabbar 1

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Profil Kareem Abdul-Jabbar
– Masa kecil Kareem Abdul-Jabbar
– Nama lain Kareem Abdul-Jabbar
– Pertandingan, poin dan perhargaan yang didapatnya

Kehidupan Pribadi
Lew Alcindor dari nama Ferdinand Lewis Alcindor atau lebih dikenal sekarang dengan Kareem Abdul-Jabbar lahir di New York City, New York, pada tanggal 16 April 1947, 2 tahun setelah berakhirnya perang dunia kedua. Dia adalah satu-satunya anak dari Cora dan Lewis Alcindor adalah seorang perwira polisi, seorang musisi Jazz. Ibunya mendidiknya untuk mencintai buku di masa kecil. Pada tahun 1950, keluarga pindah ke daerah Inwood Manhattan dimana keluarga mereka berada di antara warga Afrika Amerika pertama yang menetap.

Ketika Lew Alcindor yang berusia 9 tahun dirinya mencoba melemparkan tembakan hook pertamanya, tetapi meleset, itu sesuatu yang alamiah terjadi. Kedua orangtuanya menempatkannya di Sekolah Katolik paroki St. Jude di mana dia adalah salah satu dari dua siswa Afrika Amerika. Orang tuanya bekerja, ia terdaftar di Holy Providence sebuah sekolah di Pennsylvania. Setelah setahun, orang tuanya mengembalikannya di Sekolah Paroki St. Jude pada tahun 1957.

Biografi Kareem Abdul-Jabbar 2

Karir
Dirinya sangat senang dengan olahraga basket dan kemudian keahlian fisiknya ditemukan oleh DR. James Naismith. Lalu dia bergabung dengan tim bola basket sekolah. Farrell Hopkins yang melatihnya membantu meningkatkan skillnya, memungkinkan Lew Alcindor melanjutkan pelatihan setelah waktu pelatihan reguler. Ketika ia memulai karirnya Lew Alcindor telah menunjukkan tanda-tanda bahwa ia ditakdirkan untuk dicatat dalam buku catatan NBA.

Lew Alcindor menghabiskan tahun pertama membangun koordinasi. Sebagai siswa tingkat 2 dia mencetak 19 poin 18 rebound. Lew Alcindor muda diberi julukan ‘The Tower from Power’ dan kemudian memimpin timnya dengan 27 kemenangan beruntun yang dikejuaraan antar sekolah. Satu-satunya kekalahan Lew Alcindor dan Power Memorial Academy alami dalam 72 pertandingan dengan skor 46-43 oleh DeMatha Catholic High School yang dilatih oleh Morgan Wooten (peraih Basketball Hall of Fame) di Maryland.

Setelah lulus di Power Memorial Academy pada tahun 1965 Lew Alcindor terdaftar di UCLA (University of California di Los Angeles). Di sana ia memiliki keseimbangan antara pendidikan dan olahraga. Sepanjang karirnya membela UCLA, dia dua kali memenangkan Player of The Year, First Team All American, Menjuarai 3 kali NCAA Basketball Champion Teams (1967,1968,1969) dianugerahi NCCA The Most Player turnamen dan pemain pertama yang memperoleh Naismith College Player of The Year. Alcindor mengakhiri kariernya di UCLA dengan 2.325 poin (26, 4), 1.367 rebounds (15,5).

Biografi Kareem Abdul-Jabbar 3

Meskipun ia menikmati popularitas luar biasa sebagai bintang olahraga perguruan tinggi, Alcindor juga seorang pemikir independen, yang berhasil melewati isu-isu moral dan politik yang kompleks pada 1960-an. Dikutip dari Dream.co.id, setelah membaca The Autobiography of Malcolm X membimbingnya untuk meneliti Islam, sebuah keyakinanlah yang akhirnya membuat dia menganut agama Islam. Pada tanggal 1 Mei 1971 sehari setelah The Bucks memenangkan NBA, Alcindor mengadopsi nama Muslimnya Kareem Abdul Jabbar, Kareem (Murah, mulia), Abdul (Abdi), Jabbar (Yang Mahakuasa). Dia memeluk Islam di UCLA dan mengagumi atlit Muhammad Ali yang legendaris yang menginspirasi dia untuk mencapai prestasi sebanyak mungkin.

Pada tanggal 9 April 1984, Kareem Abdul Jabbar menjadi pencetak tertinggi di NBA dengan 31.420 poin. Saat mengakhiri karir profesionalnya di NBA pada tahun 1989 di usia ke-42 musim reguler ia mengumpulkan 24,6 poin per game, 11,2 rebound, 3,6 tembakan diblok dan 559 persentase pengambilan gambar. Kareem Abdul Jabbar adalah pemain pertama yang memenangkan First Team All League 10 kali dan Tim Kedua 5 kali. Rekor skor tertinggi sepanjang masa dengan 38.387 poin masih dipegangnya. Dia juga memegang rekor Most Season of 1000 atau lebih banyak poin (19), menit dimainkan paling banyak (57.446) dan sebagian besar field goals (15.873). Abdul Jabbar, Pusat Terbesar dalam Sejarah, hanya mencetak 3 poin dari 18 gol selama karirnya.

Setelah pensiun bermain, Abdul-Jabbar menulis beberapa buku, bekerja sebagai pengusaha, entertainer, melayani tugas Duta Bola Basket sebagai pelatih dan broadcaster. Kareem Abdul-Jabbar dianugerahi Presidential Medal of Freedom oleh Presiden Barack Obama untuk prestasi dan kontribusi sosialnya. Abdul-Jabbar menghabiskan satu tahun sebagai pelatih The White Mountain Apache Reservation. Dia juga bekerja sebagai pembicara publik dan kritikus budaya. Pada tahun 1995 Abdul-Jabbar terpilih sebagai The Naismith Memorial Basketball Hall of Fame. Kareem Abdul Jabbar telah menulis beberapa buku seperti di bahu Giant, Harlem Renaissance.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × four =