Profil & Biografi Emile Durkheim

Loading...

“Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang fakta sosial. Dan fakta sosial adalah sesuatu yang berada di luar individu.” Mendengar kalimat tersebut tentu Anda akan ingat mengenai arti kata sosiologi yang diungkapkan oleh Emile Durkheim. Sejajar dengan tokoh Max Weber dan Karl Marx, Emile Durkheim adalah salah satu peletak dasar ilmu sosial modern yang paling terkemuka.

Biografi Emile Durkheim 1

Emile Durkheim lahir di Epinal, Perancis timur, tahun 15 April 1858. Ia adalah seorang dengan keturunan pendeta Yahudi. Namun, ia lebih memilih menjadi seorang Katholik. Meski begitu, ia memilih untuk tidak ingin tahu lebih dalam tentang Katholik dan lebih menaruh perhatian pada masalah moralitas, terutama moralitas kolektif.

Berbicara mengenai pendidikan yang dilaluinya. Pada usia 21 tahun Durkheim diterima di Universitas Ecole Normale Superieure dan menjadi mahasiswa yang serius dan kritis. Yang mana, pemikirannya dipengaruhi oleh dua orang profesor di Universitas tersebut yaitu Fustel De Coulanges dan Emile Boutroux.

Biografi Emile Durkheim

Setelah menamatkan pendidikan di Ecole Normale Superieure, Durkheim mengajar filsafat di salah satu sekolah menengah atas (Lycees Louis-Le-Grand) di Paris pada tahun 1882 sampai 1887. Ia juga mengiringi pekerjaan tersebut dengan menjadi pembuat artikel. Ia juga berhasil mencetuskan sosiologi sebagai disiplin ilmu yang sah di bidang akademik karena prestasinya itu ia diangkat sebagai ahli ilmu sosial di fakultas pendidikan dan fakultas ilmu sosial di Universitas Bourdeaux.

Kemudian pada tahun 1893 Durkheim menerbitkan tesis doktoralnya dalam bahasa perancis yaitu The Division of Labour in Society dan tesisnya dalam bahasa Latin tentang Montesqouieu. Kemudian tahun 1895 menerbitkan buku keduanya yaitu The Rules of Sociological Method. Tahun 1896 diangkat menjadi professor penuh untuk pertama kalinya di Prancis dalam bidang ilmu sosial.

Perhatian Durkheim yang utama adalah ketika hal-hal yang melatarbelakangi keagamaan dan etnik bersama tidak ada, lalu bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya dimasa modern. Durkheim berusaha menciptakan salah satu pendekatan ilmiah pertama terhadap fenomena social untuk mempelajari kehidupan sosial di kalangan masyarakat modern. Bersama Herbert Spencer Drkheim, beliau mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat yang dikenal sebagai fungsionalisme.

Biografi Emile Durkheim 2

Durkheim menyadari akan dirinya sebagai cendekiawan yang ‘sadar dan insyaf’ akan fungsinya, bahwa dia adalah patriot sejati. Tanpa tanggung-tanggung dia meluluhkan dirinya dalam memperkuat keyakinan patriotisme Prancis ketika menghadapi Perang Dunia I. Hingga ia pun kehilangan anak satu-satunya yang diharapkan memiliki karier ilmiah yang gemilang.

Emile Durkheim akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada usianya yang ke 59 tahun tepatnya pada 15 November 1917. Namun, saat itu ia telah dikenal sebagai bapak sosiologi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 2 =