Profil & Biografi Isaac Newton

Loading...

Tentunya di sekolah, Anda pasti pernah belajar mengenai hukum gravitasi? Lalu, tahukah kamu siapakah penemu hukum gravitasi itu? Ya, penemu hukum gravitasi adalah Isaac Newton. Ilmuan satu ini merupakan ilmuan multitalenta, ia merupakan seorang ahli astronomi, fisikawan, matematikawan dan masih banyak lagi. Dia juga dikenal sebagai bapak ilmu fisika klasik.

Biografi Isaac Newton 2

Isaac Newton merupakan keturunan Inggris, yang lahir pada tanggal 4 Januari 1643 di Woolsthorpe yang merupakan desa yang terletak di County Lincolnshire. Ayahnya juga mempunyai nama yang sama dengannya yaitu Isaac Newton meninggal dunia tiga bulan sebelum ia dilahirkan, dan ibunya bernama Hannah Ayscough. Saat umurnya berusia 3 tahun ibunya menikah lagi dengan ayah tirinya dan meninggalkan dirinya dengan neneknya yang bernama Margery Ayscough. Saat ia beranjak remaja, ia sangat tidak menyukai ayah tirinya itu dan membenci ibunya karena telah meninggalkannya dan menikah dengan pria yang sekarang menjadi ayah tirinya itu.

Biografi Isaac Newton

Waktu ia kecil, nenek Isaac Newton menyekolahkannya di sekolah yang berada didekat desa neneknya dan kemudian mengirimnya ke sekolah bahasa The King’s School di daerah Grantham. Saat bersekolah disana Isaac Newtoon tinggal di kost milik apoteker bernama William Ciarke, di sekolahnya itu ia merupakan siswa terpandai dan ia juga lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. Juni 1661, ia diterima di Universitas Cambridge sebagai mahasiswa yang belajar sambil bekerja. Di Universitasnya itu Isaac Newton banyak belajar mengenai banyak hal, terutama mengenai gagasan filsuf Descartes dan astronom yang dipercayainya yaitu Copernicus, Galilelo Galilei. Disana ia menemukan teorema binomial umum pada tahun 1665, dan mengembangkan teori matematikanya yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus. Isaac Newton belajar privat atas dasar saat itu tempat kuliahnya di tutup karena adanya wabah besar. Dalam privatnya itu ia mengembangkan teori optikal, teori kalkulus dan juga hukum gravitasi.

Saat Isaac Newton mengembangkan teori kalkulus yang ia temui itu ternyata ada seseorang yang bernama Leibniz juga sedang mengembangkan teori kalkulus. Namun, keduanya melakukan pengembangan itu secara terpisah, dan dengan menggunakan notasi yang berbeda pula. Setelah mereka berdua selesai atas penelitiannya, banyak isu yang mengatakan bahwa Leibniz merupakan orang pertama yang menemukan teori kalkulus dan ada juga isu yang mengatakan bahwa Isaac Newton adalah orang pertama yang menemukan teori kalkulus dan Leibniz hanya mencontek hasil karya Isaac Newton. Kenyataan yang benar pun terungkap, Isaac Newtoon diakui sebagai penemu teorema binomial. Tidak hanya itu saja, ia juga merupakan penemu identitas Newton, metode Newton, menerapkan geometri koordinat dan masih banyak penemuan yang ia temui.

Sir Isaac Newton

Pada tahun 1672 Isaac Newton banyak menciptakan teori-teori mengenai cahaya. Salah satu teorinya yaitu cahaya terbuat dari partikel-partikel yang sangat halus, dan benda yang tidak menghasilkan cahaya merupakan partikel kasar, dan mengalami transmutasi. Selain itu, ia juga banyak membuat berbagai macam buku-buku mengenai cahaya dan optikal. Tahun 1679 Isaac Newton kembali menemukan hukum gravitasi dengan ditemukannya apel yang jatuh pada saat ia duduk di bawah pohon apel. Di dalam teori-teori yang ditemukannya, ia mengatakan gravitasi dan efek gravitasi terhadap orbit planet. Ia juga menjelaskan tiga hukum gerak dengan menentukan titik acuan untuk fisika modern. Dari penemuan hukum gravitasinya itu Isaac Newton menjadi banyak dikenal dunia hingga saat ini, dan dipakai dalam semua aktivitas sampai saat ini.

Di masa tuanya, pada tahun 1703 sampai tahun 1717 Isaac Newton menjadi anggota Royal Society dan bertugas sebagai Master of Mint. Disini ia melakukan eksperimen terhadap mercury, ia mengatakan bahwa terdapatnya merkuri di dalam aliran darah dapat menyebabkan penyimpangan dan kematian. Selain itu, ia juga tertarik untuk mempelajari isu-isu agama dan tidak percaya dengan Trinitas Tuhan. Mendekati akhir hayatnya Isaac Newton banyak memperdalami tentang ilmu agama, ia meninggal pada tanggal 31 Maret 1727 dan dimakamkan di Westminster Abbey.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − fourteen =