Profil & Biografi Werner Heisenberg

Loading...

Ilmuan dalam bidang fisika yang sangat terkenal atas sumbangan pengetahuannya yang bernama Werner Heisenberg yang mempunyai nama asli Werner Karl Heisenberg yang lahir pada tanggal 5 Desember 1901 di Wurzburg, Jerman. Ia terkenal akan teori sub-atom yang ditemukannya. Teori yang ditemukannya ini jauh berbeda dengan pokok konsep dengan rumus klasik Newton. Rumus yang ditemukannya ini terus diperbaiki dan diperbarui agar menjadi lebih akurat. Hal inilah yang membuat rumus dan teori akan sub-atom sangat dikenal dan digunakan dalam semua sistem fisika.

 

Biografi Werner Heisenberg

 

Setelah menyelesiakan pendidikan sekolahnya, ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya dengan masuk dalam Universitas Munchen untuk bisa belajar matematika. Setelah beberapa lama kemudian ia pindah dengan mengambil ilmu fisika dengan memperdalam fisika teoretis. Saat menjalankan pendidikannya, ia banyak bertemu dengan beberapa ilmuan lainnya dan juga sempat mengalami kegagalan dalam pendidikannya itu karena sudah melalaikan karya laboratorium.

Biografi Werner Heisenberg 2

Setelah berhasil dalam pendidikannya itu, ia kemudian mendapatkan gelar sebagai profesor di Universitas Gottingen pada usianya yang masih sangat mudah yaitu berumur 22 tahun. Karena menderita beberapa penyakit, ia kemudian memutuskan untuk meninggalkan Bayern ke pulau Heligoland. Saat berada di pulau ini yang mempunyai cukup banyak waktu untuk dapat memcahkan masalah model atom dan melakukan berbagai macam eksperimen. Disini ia menerapkan sistem matematika pada kinerja fisika atom. Pada tahun 1927, ia kemudian kembali ke Jerman untuk menjadi guru besar yang paling muda. Tuntutannya sebagai guru membuat Werner kehilangan banyak waktu untuk melakukan penelitian karya ilmiah.

Portrait of Werner Heisenberg

Pada tahun 1940 ia mendapatkan tugas untuk dapat menciptakan reaksi fisika yang mampu bertahan dan menciptakan reaktor atas pembiakan plutonium yang ada di Hechingen. Dalam pengerjaan proyek bom atom, ia dianggap salah dalam menghitung masa kritikal uranium yang dibutuhkan oleh sebuah bom. Kesalahan yang dilakukannya ini dianggap sebagai biang masalah terjadinya kegagalan dalam proyek pembuatan bom atom. Ada juga anggapan lain yang mengatakan bahwa Werner sebenarnya tahu tentang teori pembuatan bom itu, namun ia sengaja memperlambat dan menggagalkan proyek bom atom Jerman dengan alasan moral.

Pada akhir perang, Werner ditangkap oleh sekutu dan ditahan di negara Inggris selama 6 tahun lamanya dan kemudian dibebaskan untuk kembali ke Jerman. Setelah terbebas, ia kemudian mendirikan Institut Kaiser Wilhelm untuk fisika dan mengalami pergantian nama menjadi Institut Max Planck. Pada perang dunia ke 2, ia memutuskan untuk mengajar di seluruh negara termasuk negara Inggris dan berbagai universitas di beberapa negara. Pada tahun 1976 tepat pada tanggal 1 Februari, ia meninggal dunia dengan meninggalkan istri dan tujuh orang anak. Pada tahun 2002, ia dianggap sebagai pahlawan karena sudah berusaha untuk menyelesaikan proyek Jerman sendirian.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + 2 =