Profil & Biografi Frank Whittle

Loading...

Frank Whittle lahir pada tanggal 1 Juni 1907 di kota Earlsdon, Coventry, Inggris yang merupakan seorang opsir pada Royal Air Force yang merupakan angkatan udara kerajaan Inggris. Ia sangat terkenal sebagai pencipta sekaligus penemu dari mesin jet pada tahun 1937. Penemuannya mengenai mesin jet ini sangat berguna bagi kemajuan teknologi dengan seiring berkembangnya zaman. Mesin canggih yang dibuatnya ini masih digunakan hingga saat ini.

Biografi Frank Whittle

Frank adalah putra sulung dari pasangan suami istri bernama Musa Whittle dan Sare Alice Garlick. Saat ia berusia 9 tahun, Franks bersama dengan keluarganya pindah ke kota yang berada di dekat Royal Leamington Spa. Ayah Frank adalah seorang insinyur praktis yang sangat invektif serta seorang mekanik yang membeli beberapa mesin dan mengajari beberapa mesin itu kepada anak sulungnya.

Sejak kecil, Frank sudah sangat menyukai semua hal yang berhubungan dengan keteknikan dan sangat berminat dalam penerbangan. Ia pertama kali mengenyam pendidikan di sebuah sekolah bernama Milverton. Namun ia hanya bersekolah selama dua tahun saja. Atas kecerdasan dan keahlian yang dimilikinya, Frank berhasil mendapatkan beasiswa dan melanjutkan pendidikan di Leamington College. Beberapa tahun kemudian, usaha ayahnya mengalami penurunan, pada saat itu ia berinisiatif untuk mengembangkan keterampilan teknik praktis bersambilan dengan membantu ayahnya di bengkel.

Biografi Frank Whittle 1

Walupun ia disibukkan dengan berbagai kegiatan yang menyibukkan, ia selalu menyempatkan dirinya untuk meluangkan sedikit waktu agar dapat membaca di perpustakaan referensi Leamington untuk dapat membaca buku mengenai turbin, astronomi, teknik, serta teori penerbangan. Saat ia berusia 15 tahun, Frank bertekad agar bisa menjadi pilot.

Karena tekad dan keinginannya sebagai pilot, ia mendaftarkan diri untuk dapat bergabung dengan Royal Air Force, namun mengalami penolakan oleh RAF. Walaupun seperti itu, ia tidak pantang menyerah, ia mengatasi keterbatasan fisik yang ada pada dirinya sehingga membuatnya masuk ke dalam sekolah pelatihan teknis agar dapat bergabung di Skuadron Pesawat. Disana ia mengajar tentang berbagai teori mesin pesawat. Karena kemampuannya membuatnya bisa mendapatkan tempat kursus pelatihan petugas.

Biografi Frank Whittle 2

Disana, ia sangat unggul dan menulis berbagai tesis serta merumuskan konsep dasar dalam menciptakan mesin turbojet. Ia mematenkan desainnya sekitar tahun 1930 dan disetujui pada tahun 1932 dengan menerbitkan paten secara luas. Tidak hanya itu saja, ia mendapatkan dukungan oleh berbagai lembaga termasuk kementrian udara dan bank investasi. Pada tahun 1963, ia ditugaskan untuk dapat menyusun desain dan mengembangkan mesin jet.

Pada bulan April 1937, mesin ini berhasil dibuat eksperimen dengan memiliki kompresor sentrifugal dan aliran aksian dengan kecepatan 2000 rpm dan digerakkan menggunakan motor listrik. Ia terus memperbaiki mesin jet yang ia buat sehingga berhasil menggunakan tenaga dorong pesawat gloster e28/39 dengan mesin yang menggunakan tenaga dorong statis 1240 lbs pada 17750 rpm. Jet ini berhasil selesai pada bulan maret 1941 sedangkan mesin jetnya selesai pada tahun 1941. Penerbangan pertama kali dilakukan pada malam hari tepat pada tanggal 15 mei 1941.

Atas penemuan berharga yang berhasil diciptakannya ini, Frank mendapatkan gelar sebagai raja george VI dengan gelar Sir Fank Whittle pada tahun 1948. Ia meninggal dunia karena terserang penyakit paru-paru dan meninggal pada tanggal 9 agusturs 1996 di Columbia, Maryland, AS.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − eleven =