Profil & Biografi Hans Geiger

Loading...

Hans Geiger yang bernama asli Johannes Hans Wihelm adalah seorang fisikawan asal Jerman yang lahir pada tanggal 30 September 1882 di Neustadt an der Haardt, Jerman yang terkenal atas penemuannya yaitu pencacah Geiger serta percobaannya Geiger Marsden sehingga berhasil menemukan nukleus atom. Berkat penemuan yang ia temukan, Hans menjadi sangat terkenal dan penemuannya itu sangat berguna bagi kemajuan negara yang digunakan hingga saat ini.

Biografi Hans Geiger

Hans adalah putra sulung dari lima bersaudara, dimana ayahnya bernama Wihelm Ludwig Geiger yang merupakan profesor di sebuah universitas bernama Universitas Erlangen. Sejak kecil, ia adalah anak yang sangat pintar berbeda dengan anak lain seusianya. Hans sangat mengusai dan menyukai ilmu matematika dan fisika sejak kecik. Hal ini tentunya didasari karena kemampuan dan kecerdasan yang dimiliki oleh ayahnya sehingga ia turut mempunyai kecerdasan itu.

Setelah menyelesaikan pendidikan sekolahnya dengan nilai yang sangat memuskan, ia pun melanjutkan pendidikannya di universitas tempat ayahnya mengajar yaitu di Universitas Erlangen dengan mengambil jurusan ilmu fisika dan matematika. Disana, ia sangat giat dalam memperdalam ilmu yang ia sukai itu sehingga membuatnya menjadi lulusan terbaik di Universitas tersebut, dengan memperoleh gelar doktor saat kelulusannya pada tahun 1906.

Biografi Hans Geiger 2

Satu tahun setelah ia menyelesaikan pendidikan kuliahnya, Hans ikut bergabung bersama Ernest Rutherford di sebuah universitas bernama universitas Manchester pada tahun 1907. Tiga tahun setelah itu, ia bersama dengan Ernest Marsden melakukan penelitian atau percobaan mengenai Geiger Marsden yang disebut juga sebagai Gold Foil Experiment. Dimana ia bersama Ernest menciptakan sebuah tabung yang bernama Rutherford-Geiger. Dimana tabung ini kemudian menjadi tabung Geiger yang merupakan tabung pencacah Geiger.

Pencacah Geiger atau Geiger Muller ini adalah sbuah alat ukur radiasi ionisasi yang dapat digunakan dalam mendeteksi radiasi alpha dan beta. Sensor yang digunakan oleh tabung ini adalah sebuah Geiger Muller, dimana sebuah tabung yang diisi dengan gas sehingga dapat menimbulkan sifat konduktor ketika foton dan partikel menyebabkan gas dan menjadi konduktif. Alat ini dapat membesarkan sinyal, serta menampilkan indikator yang berupa jarum penunjuk atau bunyi klik dimana salah satunya menandakan satu partikel.

Biografi Hans Geiger 1

Pencacah ini digunakan dalam mendeteksi radiasi gamma dan tidak bisa digunakan dalam mendeteksi neutron. Pada tahun 1911 John Mitchell Nuttall dan Hans berhasil menemukan hukum Geiger-Nuttal setelah melakukan uji coba terhadap model atom Rutherford. Pada tahun 1928, ia kemudian menciptakan alat untuk dapat memperbaiki tabung Geirger. Pada tahun 1912 ia menjabat sebagai pemimpin di Fisik Technical Reichsanstalt.

Pusat dari atom yang sudah ia temukan adalah inti atom atau nukleus, dimana inti atom ini terdiri dari beberapa neutron dan proton. Banyaknya proton yang ada di dalam inti atom disebut sebagai nomor atom dengan menentukan elemen daru suatu atom. Ukuran dari inti atom ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan ukuran atom. Ia meninggal dunia pada tanggal 24 September 1945 di Potsdam, Jerman beberapa bulan setelah perang dunia kedua.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 − one =