Profil & Biografi Kenneth Thompson

Loading...

Kenneth Thompson atau Kenneth Lane “Ken” Thompson lahir di New Orleans 4 Februari 1943, yang sering disebut sebagai ken di kalangan hacker. Dia juga merupakan pelopor ilmu komputer Amerika. Sumbangan penting lainnya termasuk karyanya tentang ekspresi reguler dan editor teks komputer awal QED dan ed, definisi pengkodean UTF-8, karyanya tentang catur komputer yang mencakup pembuatan tablebases endgame dan mesin catur Belle. Adapun Profil Kenneth Thompson bisa Anda lihat di bawah ini.

Biografi Kenneth Thompson 1

Kehidupan Pribadi
Thompson menerima gelar Bachelor of Science pada tahun 1965 dan gelar Master pada tahun 1966, keduanya di bidang Teknik Elektro dan Ilmu Komputer, dari University of California, Berkeley, di mana penasihat tesis masternya adalah Elwyn Berlekamp.

Perjalanan Karir
Thompson dipekerjakan oleh Bell Labs pada tahun 1966. Pada tahun 1960 di Bell Labs, Thompson dan Dennis Ritchie mengerjakan sistem operasi Multics. Saat menulis Multics, Thompson menciptakan bahasa pemrograman Bon. Ia juga menciptakan video game bernama Space Travel. Belakangan Bell Labs menarik diri dari proyek MULTICS. Agar bisa terus bermain, Thompson menemukan mesin PDP-7 tua dan menulis ulang Space Travel di atasnya.

Biografi Kenneth Thompson 2

Akhirnya, alat yang dikembangkan oleh Thompson menjadi sistem operasi Unix: Bekerja pada sebuah PDP-7, sebuah tim peneliti Bell Labs yang dipimpin oleh Thompson dan Ritchie, dan termasuk Rudd Canaday, mengembangkan sistem file hirarkis, konsep proses dan perangkat komputer. File, penerjemah baris perintah, dan beberapa program utilitas kecil. Pada tahun 1970, Brian Kernighan menyarankan nama “Unix”, dengan nama yang agak berbahaya dengan nama “Multics”. Setelah bekerja di Unix awal, Thompson memutuskan bahwa Unix memerlukan bahasa pemrograman sistem dan menciptakan B, pendahulu Ritchie’s C.

Thompson menguji versi awal bahasa pemrograman C ++ untuk Bjarne Stroustrup dengan menulis program di dalamnya, namun kemudian menolak untuk bekerja di C ++ karena sering terjadi inkompatibilitas antar versi. Sepanjang tahun 1980an, Thompson dan Ritchie terus merevisi Research Unix, yang mengadopsi basis kode BSD untuk edisi 8, 9, dan 10. Pada pertengahan 1980-an, pekerjaan dimulai di Bell Labs pada sistem operasi baru sebagai pengganti Unix. Thompson berperan penting dalam perancangan dan implementasi Plan 9 dari Bell Labs, sebuah sistem operasi baru yang menggunakan prinsip-prinsip Unix, namun menerapkannya secara lebih luas ke semua fasilitas sistem utama. Beberapa program yang merupakan bagian dari Unix Applications versi terakhir, seperti mk dan rc, juga dimasukkan ke dalam Plan 9.

Biografi Kenneth Thompson 3

Pada 1990-an, pekerjaan dimulai pada sistem operasi Inferno, sistem operasi penelitian lain yang berbasis di sekitar mesin virtual portabel. Thompson dan Ritchie melanjutkan kolaborasi mereka dengan Inferno, bersama dengan periset lain di Bell Labs. Pada tahun 1992, Thompson mengembangkan skema pengkodean UTF-8 bersama dengan Rob Pike. Encoding UTF-8 telah menjadi pengkodean karakter dominan untuk World Wide Web, terhitung lebih dari setengah dari semua halaman web.

Pada akhir 2000, Thompson pensiun dari Bell Labs. Dia bekerja di Entrisphere, Inc selaku sejawat sampai 2006 dan sekarang bekerja di Google sebagai Distinguished Engineer. Karya terbaru telah menyertakan co-design dari bahasa pemrograman Go. Menurut sebuah wawancara tahun 2009, Thompson sekarang menggunakan sistem operasi berbasis Linux.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 1 =