Profil & Biografi Novak Djokovic

Loading...

Pemain tenis berparas tampan asal Serbia dan saat ini menduduki peringkat dunia nomor 12 dalam tenis tunggal putra oleh Asosiasi Tenis Profesional (ATP), siapa lagi kalau bukan Novak Djokovic. Dirinya juga menjadi pemain Serbia pertama yang menduduki peringkat 1 oleh ATP dan pemain pria pertama yang mewakili Serbia untuk memenangkan gelar Grand Slam tunggal. Berikut profil Novak Djokovic yang bisa diketahui.

Biografi Novak Djokovic 1

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Profil Novak Djokovic
– Keluarga Novak Djokovic
– Karir Novak Djokovic
– Penghargaan yang didapat Novak Djokovic

Kehidupan Pribadi
Novak Djokovic lahir di Beograd, SR Serbia, Yugoslavia pada tanggal 22 Mei 1987. Dirinya anak tertua dari pasangan Srdjan dan Dijana. Dirinya memiliki dua adik laki-laki bernama Đorđe dan Marko. Ia dan keluarganya merupakan warga di Monte Carlo. Pemain tenis ini begitu fasih dengan berbagai bahasa negara seperti bahasa Serbia, Jerman, Italia, dan Inggris.

Dia bertemu calon istrinya, Jelena Ristić, di sekolah menengah, dan mulai berkencan dengannya pada tahun 2005. Keduanya bertunangan pada September 2013, dan pada 10 Juli 2014 pasangan ini menikah di Sveti Stefan di Montenegro. Dari pernikahannya, mereka memiliki dua orang anak bernama Stefan (lahir Oktober 2014) dan Tara (lahir September 2017).

Biografi Novak Djokovic 2

Karir
Djokovic mulai bermain tenis pada usia empat tahun. Pada musim panas tahun 1993, bocah enam tahun itu ditemukan oleh pemain tenis Yugoslavia Jelena Genčić di Gunung Kopaonik, di mana orang tua Djokovic mengelola ruang makan cepat saji di sana. Pada usia 14 tahun, ia memulai karir internasionalnya, memenangkan kejuaraan Eropa dalam kompetisi tunggal, ganda, dan juga tim.

Dikutip dari Merdeka.com, Djokovic memulai debut karirnya pada tahun 2005 di ATP (Association of Tennis Professionals) namun belum bisa mengantarkannya pada kemenangannya. Pada tahun 2016 namanya mulai dikenal dan berhasil menembus peringkat 20 besar untuk pertama kalinya. Djokovic pernah dipilih sebagai atlit paling populer di Serbia dan memenangkan penghargaan Oscar of Popularity tahun 2009 dan 2010.

Djokovic memulai musim di Qatar Open di Doha, dimana ia memenangkan dua putaran pertamanya karena kehilangan hanya 6 pertandingan, namun kalah di perempat final melawan Ivo Karlović dalam tiga set ketat. Dia rebound dari kekalahan ini dengan baik di Australian Open, dimana ia berhasil melewati lima putaran pertama tanpa menjatuhkan satu set. Dia selanjutnya berkompetisi di Dubai Tennis Championships dan kalah dari Roger Federer di final. Setelah 2 minggu, Djokovic mengalahkan John Isner dan Andy Murray dalam perjalanan ke gelar ke-21 Masters 1000, mengalahkan Federer dalam tiga set di Indian Wells.

Biografi Novak Djokovic 3

Di Miami, ia mengalahkan David Ferrer dan John Isner dalam perjalanan untuk memenangkan gelar kelimanya mengalahkan Andy Murray dalam tiga set. Dengan gelar Masters ke-22, Djokovic menjadi pemain pertama yang menyelesaikan Indian Wells. Pada bulan April, Djokovic merebut Masters Monte-Carlo keduanya dengan mengalahkan Tomas Berdych di final. Dia memenangkan gelar untuk keempat kalinya di Roma Masters, membuatnya menjadi 4 dari 4 gelar di Masters 1000 event yang dimasukkan oleh Djokovic pada tahun 2015. Pada tahun 2016, ia menjadi pemain kedelapan dalam sejarah untuk mencapai Karir Grand Slam.

Setelah kemenangannya di French Open 2016, ia menjadi orang ketiga yang memegang keempat gelar utama sekaligus. Dengan prestasi ini, Djokovic dianggap sebagai salah satu pemain tenis terbesar sepanjang masa. Pada bulan Januari, Djokovic mempertahankan gelarnya di Doha mengalahkan dunia baru no.1 Andy Murray dalam tiga set. Pada 21 Mei 2017, ia mengumumkan bahwa Andre Agassi akan menjadi pelatih barunya, dimulai pada French Open 2017. Namun, sebagai juara bertahan, ia kalah di Roland Garros di perempat final ke Dominic Thiem.

Dia siap untuk Wimbledon di Eastbourne International, memainkan turnamen non-Wimbledon pertamanya di lapangan rumput sejak tahun 2010 Aegon Championships. Dia memenangkan turnamen, mengalahkan Gaël Monfils di final. Ini menandai gelar rumput pertamanya di luar Wimbledon. Dia berhasil mencapai perempat final di Wimbledon sebelum pensiun melawan Tomas Berdych saat turun set dan istirahat, karena cedera siku yang dia klaim telah mengganggunya selama satu setengah tahun.

Pada 26 Juli, Djokovic mengumumkan bahwa ia akan melewatkan US Open 2017 dan sisa musim 2017 untuk sepenuhnya pulih dari cedera sikunya dan akan menjalani operasi di sikunya. Pada bulan Januari 2018 ia kembali ke pertandingan dan menang melawan Dominic Thiem dalam set langsung di turnamen pameran Kooyong Classic. Pada Australian Open 2018, kemenangan Serbia di putaran kedua melawan Gael Monfils dan kemudian mengalahkan Albert Ramos Viñolas dalam tiga set langsung sebelum akhirnya dikalahkan oleh Chung Hyeon dari Korea Selatan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − seven =