Profil & Biografi Purnomo Prawiro

Loading...

dr. H. Purnomo Prawiro adalah seorang pengusaha transportasi asal Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik bisnis transportasi Blue Bird. Bisnis Blue Bird ini dimulai dari hanya 25 unit kendaraan. Kini sudah melebar jauh sampai 22 ribu kendaraan. Pada tahun 2014, Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia, dan benar saja dirinya menduduki peringkat ke 25. Berikut Profil Purnomo Prawiro yang bisa diketahui.

Biografi Purnomo Prawiro 1

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Profil & keluarga Purnomo Prawiro
– Awal mula bisnis taksi
– Berdirinya Blue Bird

Kehidupan Pribadi
Dikutip dari Wikipedia.org, Purnomo Prawiro merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Endang Basuki merupakan istrinya, dan dari pernikahannya tersebut ia memiliki anak bernama Sri Adriyani Lestari Purnomo Adrianto Djokosoetono dan Noni Sri Aryati Purnomo. Saat ini, Purnomo mempercayai Noni untuk menempati posisi sebagai direktur di perusahaannya, Blue Bird Group.

Biografi Purnomo Prawiro 2

Awal Mula Bisnis Taksi
Ayahnya Djokosoetono, adalah seorang dosen yang juga salah satu pendiri dan Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Pada 6 September 1965, ayahnya meninggal. Sebagai penghargaan atas dedikasi ayahnya, PTIK dan PTHM memberikan dua mobil bekas, sedan Opel dan Mercedes. Untuk membiayai kehidupan mereka, ibunya Mutiara Fatimah Djokosoetono, terpikirkan ide untuk mengoperasikan dua mobil tersebut sebagai “Taksi Gelap” tanpa meteran dengan nama Chandra Taxi.

Bisnis taksi ini dijalankan bersama dr. Chandra Suharto (anak laki-laki pertama) dan dr. Purnomo Prawiro (putra bungsu). Dalam operasionalnya, Chandra Suharto, bertindak sebagai operator telepon. Sementara Purnomo, menjadi salah satu sopirnya.

Berdirinya Blue Bird
Bisnis ini terus berkembang dan keuntungan mereka digunakan untuk membeli mobil lagi, hingga 25 unit taksi pertama yang diimpor dari Surabaya. Kemudian sekitar tahun 1970-an jumlah mobilnya telah mencapai 60 unit taksi. Pada tahun 1970, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin mengumumkan bahwa Jakarta akan memberlakukan lisensi resmi untuk operasi taksi. Akhirnya setelah mengantongi izin operasional, mereka memperluas dengan meminjam dana dari Bank untuk membeli 100 unit Taksi baru.

Biografi Purnomo Prawiro 3

Hasil karya pematung Hartono, menjadikan Blue Bird memiliki logo sederhana berupa siluet burung biru gelap yang melesat. Ini berasal dari ide ibunya tentang kisah ’The Bird of Happiness’ yang sering dia baca saat kecil. Purnomo Prawiro dipercaya ibunya untuk memimpin Blue Bird sebagai direktur operasional pada tahun 1975. Pada tahun 1985, Blue Bird di bawah kepemimpinannya telah mencapai 2.000 unit taksi. Nilai dan merek yang disematkan adalah Blue Bird sebagai taksi paling nyaman dan teraman, dengan sopir yang sopan.

Untuk semakin meningkatkan pelayanannya, Blue Bird meluncurkan Silver Bird, yang merupakan sebuah taksi eksekutif dengan fasilitas mobil mewah sejak tahun 1993. Pada 10 Juni 2000, ibunya meninggal di RS Medistra. Dirinya secara tidak langsung melanjutkan kepemimpinan ibunya di Blue Bird Group. Memasuki tahun 2010, taksi ini semakin populer, terutama sejak Presiden AS Barack Obama datang ke Jakarta dan menggunakan Blue Bird sebagai transportasi rombonganya di Indonesia pada tahun 2010.

Pada tahun 2014, dengan total sekitar 22.000 unit taksi, Blue Bird berkembang di banyak kota selain Jakarta, seperti Bandung, Banten, Batam, Lombok, Manado, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Semarang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, kota-kota lain. Purnomo masih ingat betul ketika upaya perintis awal ibunya diremehkan oleh para pesaing dan pemerintah. Saat itu, Purnomo baru berusia 25 tahun dan masih berstatus mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Meski masih kuliah, Purnomo mengaku, banyak terlibat membantu ibunya untuk membesarkan bisnis keluarga. Mengelola Blue Bird Group seperti memimpin armada besar 32.000 orang. Dengan demikian kekompakan visi, misi, dan pemahaman menjadi lebih penting.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + fourteen =