Profil & Biografi Samir Nasri

Loading...

Samir Nasri dikenal karena kemampuan teknisnya, kreativitas, kecepatan, dan kemampuan membaca permainan yang akhirnya menjadikan dirinya sebagai pemain sepak bola profesional Perancis yang juga merupakan pemain tim nasional Perancis. Dia bermain sebagai gelandang serang dan pemain sayap, meskipun ia juga ditempatkan di lini tengah.

Biografi Samir Nasri 1

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Profil Samir Nasri
– Keluarga Samir Nasri
– Karir Samir Nasri

Kehidupan Pribadi
Pria keturunan Aljazair ini lahir di Marseille, Perancis, pada tanggal 26 Juni 1987. Dirinya seorang pesepak bola muslim sama seperti Mesut Ozil. Ibunya, Ouassila Ben Saïd, dan ayah, Abdelhafid Nasri, keduanya lahir di Perancis. Ia adalah anak tertua dari empat saudara, yakni seorang adik perempuan bernama Sonia dan saudara kembarnya bernama Walid dan Malik.

Biografi Samir Nasri 2

Karir
Nasri memulai karir sepak bolanya saat bermain untuk klub pemuda lokal di kota asalnya, Marseille. Pada usia sembilan tahun, ia bergabung dengan klub profesional Olympique de Marseille dan menghabiskan tujuh tahun berikutnya berkembang di akademi muda klub di pusat pelatihan klub, La Commanderie. Nasri kemudian membuat debut profesionalnya pada September 2004 pada usia 17 tahun melawan Sochaux.

Musim berikutnya, ia menjadi starter reguler di tim dan juga berpartisipasi dalam kompetisi Eropa untuk pertama kalinya setelah bermain di edisi 2005-06 Piala UEFA. Nasri memenangkan Union of Professional Footballers (UNFP) of Union of Union of the Year pada musim 2006-07 dan juga ditunjuk sebagai Team of the Year. Dia mengakhiri karirnya bersama Marseille dengan mengumpulkan lebih dari 160 penampilan. Ia bermain dalam tim yang mencapai selalu mencapai final Coupe de France pada 2006 dan 2007.

Biografi Samir Nasri 3

Pada Juni 2008, Nasri bergabung dengan klub Liga Premier Arsenal dengan menyetujui kontrak empat tahun. Dia menjadi terkenal dengan tim di musim ketiga saat memenangkan Professional Footballers’ Association (PFA) Fans’ Player of the Month pada tiga kesempatan dan termasuk dalam Tim of the Year. Pada Desember 2010, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Perancis untuk penampilannya selama satu tahun kalender.

Pada Agustus 2011, setelah tiga musim bersama Arsenal, Nasri bergabung dengan Manchester City dengan kontrak empat tahun. Dikutip dari Bola.com, Nasri memutuskan untuk mengakhiri kontrak bersama klub asal Turki, Antalyaspor pada 31 Januari 2018.

Nasri diduga ingin kembali ke Liga Premier dengan memperkuat West Ham United. Akan tetapi, ia harus menerima dengan lapang dada karena The Hammers memilih meminjam pemain Inter Milan yakni Joao Mario. Sepanjang karirnya selama ini, Nasri telah memenangkan Liga Premier, Community Shield, dan Piala Liga Inggris dengan Manchester City. Nasri juga 41 kali memperkuat tim nasional Perancis. Nasri bukan satu-satunya pemain top dalam status tanpa klub. Beberapa pemain juga tidak memiliki klub karena berbagai alasan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + eleven =