Profil & Biografi Carlos Tevez

Loading...

Carlos Tevez merupakan pemain bola profesional asal Argentina yang bermain sebagai pemain depan untuk Boca Juniors dan tim nasional Argentina. Energi, keterampilan, dan tingkat pencapaiannya membuatnya menjadi salah satu pemain bola dengan gaji termahal di dunia tahun 2016, sekaligus menjadi sosok pemain yang tidak tergantikan untuk klubnya sepanjang karirnya, di mata sesama pemain dan media. Berikut profil Carlos Tevez yang bisa diketahui.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Profil Carlos Tevez
– Keluarga Carlos Tevez
– Karir Carlos Tevez

Kehidupan Pribadi
Terlahir dengan nama lengkap Carlos Alberto Martínez Tevez di Ciudadela, Provinsi Buenos Aires pada 5 Februari 1984. Orang tua kandungnya adalah Juan Alberto Cabral dan Fabiana “Trina” Martínez.

Carlos Tevez merupakan rekan Lionel Messi di Timnas Argentina, sekaligus mantan teman satu tim Cristiano Ronaldo saat di tim Manchester United. Sejak kecil, pemain bola ini sudah diadopsi oleh saudara perempuan ibunya, Adriana Noemí Martínez dan suaminya Segundo Raimundo Tévez. Tevez memiliki bekas luka bakar khas yang membasahi lehernya dari telinga kanan ke dadanya. Dia secara tidak sengaja tersiram air panas saat kecil, yang menyebabkan luka bakar dan membuatnya dirawat di rumah sakit dalam perawatan intensif selama hampir dua bulan.

Dikutip dari Detik.com, pada 22 Desember 2016, ia menikahi Vanesa Mansilla di San Isidro, Argentina. Mereka memiliki dua putri bernama Florencia dan Katia.

Perjalanan Karir
Carlos Tevez memulai karirnya bersama Boca Juniors, memenangkan Copa Libertadores dan Piala Intercontinental pada tahun 2003 sebelum pindah ke Corinthians, di mana ia memenangkan Brasileiro. Sejak debutnya untuk Argentina pada tahun 2005, Tevez memiliki lebih dari 75 pertandingan. Pemenang medali emas di Olimpiade 2004, sekaligus juga bermain di dua Piala Dunia FIFA, Piala Konfederasi FIFA, dan empat turnamen Copa América.

Pada tahun 2006, dia pindah ke West Ham United dan membantu tim tersebut di Liga Premier. Satu tahun kemudian, Carlos Tevez ditransfer ke Manchester United dan dalam dua tahun di sana klub tersebut berhasil memenangkan beberapa trofi, termasuk dua gelar Liga Premier dan Liga Champions UEFA. Pada tahun 2009, ia bergabung dengan Manchester City seharga £ 47 juta, menjadi pemain pertama yang pindah di antara dua klub yang bersaing.

Pada 2013, ia bergabung dengan Juventus seharga £ 12 juta, finishing sebagai top skorer tim dan memenangkan Scudetto di musim pertamanya. Setelah memenangkan dobel domestik dan mencapai final Liga Champions di musim keduanya, ia kembali ke Boca Juniors pada Juni 2015, di mana ia memenangkan gelar ganda domestik lainnya, menjadi pesepak bola pertama yang memenangkan dua liga domestik dan piala ganda dalam satu tahun kalender sekaligus.

Pada 29 Desember 2016, Carlos Tevez menandatangani kontrak dengan klub Liga Super China Shanghai Shenhua, dengan gaji tahunan sebesar $ 41 juta, yang membuatnya menjadi pemain sepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia.

Setelah tiga tahun berselang, tepatnya pada 5 Januari 2018, Boca Juniors mengumumkan di media sosial mereka bahwa Carlos Tevez telah bergabung kembali dengan klub. Dari kabar yang beredar, dia disebut-sebut mendapatkan gaji senilai 615 poundsterling (atau setara dengan Rp 10,1 miliar) per pekan. Angka yang cukup fantastic yang sebanding dengan kemampuannya dalam bermain bola dan mencetak gol dikandang kawan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five + 13 =